Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan kabar penting terkait kolaborasi antara Indonesia dan India.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh PM Modi dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Momentum ini menjadi penanda era baru hubu
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh PM Modi dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Momentum ini menjadi penanda era baru hubungan bilateral di sektor kesejahteraan rakyat.
"Kita memiliki program makan siang yang sama dan distribusi kepada publik di Indonesia. Dan sekarang kami meningkatkan kerja sama tersebut ke level yang lebih tinggi," ujar PM Modi.
Laporan dari media kami mengonfirmasi bahwa kedua negara memang memiliki kesamaan visi dalam pengentasan malnutrisi dan peningkatan gizi masyarakat. India dengan program Mid-Day Meal Scheme yang telah berjalan puluhan tahun, dan Indonesia dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo, kini menemukan titik temu kolaborasi yang strategis.
Dimensi Baru Kerja Sama Bilateral
Peningkatan kerja sama ini disebut-sebut tidak hanya mencakup pertukaran pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup transfer teknologi, pengembangan rantai pasok pangan bergizi, hingga riset bersama terkait fortifikasi pangan. Para pengamat menilai langkah ini sebagai terobosan diplomasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat kedua negara.
Program MBG sendiri hingga pertengahan 2026 telah menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sementara itu, program serupa di India telah terbukti meningkatkan angka partisipasi sekolah dan menurunkan tingkat stunting secara signifikan. Sinergi dua negara dengan populasi besar ini diharapkan dapat menciptakan model global dalam penanganan gizi.
Kedua pemimpin juga membahas peluang investasi di sektor pertanian dan industri pengolahan pangan. India yang memiliki pengalaman panjang dalam mengelola logistik program pangan berskala masif dinilai dapat menjadi mitra strategis bagi Indonesia yang terus memperluas cakupan program MBG.
Dengan peningkatan level kerja sama ini, Indonesia dan India menunjukkan bahwa isu ketahanan pangan dan gizi bukan semata urusan domestik, melainkan agenda strategis yang bisa diperkuat melalui kolaborasi internasional. Publik kini menantikan realisasi konkret dari kesepakatan tingkat tinggi ini dalam waktu dekat.
Comments (0)