Istana Buckingham Buka Lowongan Videografer, Tawarkan Gaji Rp 1 Miliar Lebih per Tahun
London - Rumah tangga Kerajaan Inggris, yang menaungi Raja Charles III dan Ratu Camilla, resmi membuka lowongan pekerjaan untuk posisi videografer. Penawaran ini sontak menyita perhatian publik lan
London - Rumah tangga Kerajaan Inggris, yang menaungi Raja Charles III dan Ratu Camilla, resmi membuka lowongan pekerjaan untuk posisi videografer. Penawaran ini sontak menyita perhatian publik lantaran gaji yang dijanjikan cukup fantastis, yakni menyentuh angka Rp 1,08 miliar per tahun.
Berdasarkan laporan yang diterima media kami, lowongan tersebut terpampang di sejumlah platform pencarian kerja ternama di Inggris. Disebutkan bahwa batas akhir pengiriman lamaran jatuh pada Selasa, 7 Juli 2026 waktu setempat. Pihak Istana Buckingham, melalui unit The Royal Household, mencari talenta kreatif yang mampu memegang panggung utama dalam narasi visual keluarga kerajaan.
"Videografer Istana memegang kunci untuk menceritakan kisah keluarga kerajaan kepada audiens di seluruh dunia," demikian petikan deskripsi pekerjaan yang dikutip Lurusin.com.
Posisi ini bukan sekadar juru kamera biasa. Tanggung jawabnya mencakup produksi konten video digital yang akan menjembatani aktivitas kerajaan dengan masyarakat global. Di era di mana media sosial menjadi etalase utama diplomasi lunak monarki, peran videografer menjadi sangat vital. Sang videografer akan mendokumentasikan berbagai momentum bersejarah—mulai dari kunjungan kenegaraan, acara kebajikan, hingga potret keseharian Raja Charles dan Ratu Camilla—lalu mengemasnya dalam format yang segar dan mudah dicerna generasi masa kini.
Dari segi kesejahteraan, nominal gaji £52.000 per tahun itu apabila dikonversi ke mata uang rupiah setara dengan sekitar Rp 1,08 miliar per tahun atau rata-rata Rp 90 juta per bulan. Angka ini jelas menempatkan sang videografer dalam jajaran profesional kreatif dengan bayaran premium di tanah air. Tentu saja, bekerja langsung di lingkungan istana juga membuka peluang mobilitas karier yang langka serta akses terhadap peristiwa-peristiwa eksklusif kenegaraan.
Pengumuman ini menegaskan bahwa institusi kerajaan tertua di Eropa itu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Charles III, yang naik takhta pada 2022, memang dikenal dekat dengan isu lingkungan dan modernisasi. Rekrutmen ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat citra positif sekaligus mempererat relasi dengan khalayak yang kian bergantung pada konten visual pendek dan penceritaan otentik. Siapa pun yang terpilih kelak akan menjadi ujung tombak dalam membentuk persepsi publik terhadap monarki Inggris di mata dunia.
Comments (0)