Inggris Tundukkan Prancis, Raih Peringkat Tiga Piala Dunia 2026
LURUSIN.COM — Tim nasional Inggris berhasil menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan manis. Three Lions sukses merebut peringkat ketiga setelah
LURUSIN.COM — Tim nasional Inggris berhasil menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan manis. Three Lions sukses merebut peringkat ketiga setelah menumbangkan Prancis dalam laga penentuan yang berlangsung ketat dan penuh tensi. Kemenangan ini menjadi hadiah pelipur lara bagi skuad asuhan Gareth Southgate yang sebelumnya gagal melangkah ke partai puncak turnamen empat tahunan tersebut.
Pertandingan perebutan tempat ketiga ini digelar di stadion berkapasitas 80.000 penonton, dengan kedua tim menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Inggris tampil dengan determinasi tinggi sejak menit awal, berusaha menghapus kekecewaan setelah tersingkir di semifinal. Prancis yang juga mengalami nasib serupa,同样 tampil ngotot demi mengakhiri turnamen dengan hasil positif.
Kronologi Pertandingan Perebutan Peringkat Tiga
- Menit ke-15: Inggris membuka keunggulan melalui gol cepat Harry Kane yang memanfaatkan umpan silang Phil Foden dari sisi kanan pertahanan Prancis.
- Menit ke-32: Prancis menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Kylian Mbappe setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Jude Bellingham di kotak terlarang.
- Menit ke-58: Inggris kembali memimpin melalui sundulan Declan Rice menyambut tendangan bebas Bukayo Saka.
- Menit ke-71: Prancis nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan Antoine Griezmann masih membentur mistar gawang.
- Menit ke-84: Gol penutup Inggris dicetak oleh Marcus Rashford melalui serangan balik cepat, mengunci kemenangan 3-1 bagi Three Lions.
- Menit ke-90+5: Wasit meniup peluit panjang, memastikan Inggris resmi meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2026.
Perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026
Inggris menjalani perjalanan yang cukup berliku di turnamen edisi 2026 ini. The Three Lions memulai fase grup dengan performa impresif, meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan. Mereka sukses meloloskan diri ke babak knockout sebagai juara Grup C dengan koleksi 7 poin.
Di babak 16 besar, Inggris menghadapi tantangan berat dari Argentina. Pertandingan berlangsung dramatis dan harus ditentukan melalui adu penalti, di mana kiper Inggris Jordan Pickford menjadi pahlawan dengan menepis dua tendangan pemain lawan. Langkah berlanjut ke perempat final, di mana mereka menaklukkan Belanda dengan skor tipis 2-1.
Sayangnya, langkah Inggris terhenti di semifinal setelah dikalahkan oleh Brasil dengan skor 0-2. Kekalahan ini sempat membuat atmosfer ruang ganti Inggris muram, namun Southgate berhasil membangkitkan semangat juang anak asuhnya untuk pertandingan perebutan peringkat tiga.
Analisis Taktis dan Performa Pemain
Dalam laga melawan Prancis, Gareth Southgate menerapkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan kecepatan lini depan. Trio Rashford, Kane, dan Foden menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Les Bleus. Di lini tengah, kehadiran Declan Rice dan Bellingham memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Harry Kane yang mencetak gol pembeda dalam pertandingan ini mengonfirmasi statusnya sebagai salah satu striker terbaik dunia. Penampilannya di turnamen ini sangat konsisten dengan torehan 5 gol dari enam pertandingan. Sementara itu, Jude Bellingham kembali menunjukkan kelasnya sebagai gelandang serang dengan visi bermain yang luar biasa.
Di kubu Prancis, penampilan Kylian Mbappe tetap menjadi sorotan meskipun timnya harus puas finis di posisi keempat. Bintang Real Madrid ini mengoleksi 6 gol sepanjang turnamen dan berhasil meraih Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak. Namun, absennya beberapa pemain kunci akibat cedera membuat performa Prancis tidak stabil di fase-fase krusial.
Reaksi dan Komentar Usai Pertandingan
Pelatih Inggris, Gareth Southgate, mengaku bangga dengan respons pemainnya setelah kekecewaan di semifinal. "Para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Mereka membuktikan bahwa mereka memiliki Mental juara yang sesungguhnya. Hasil ini menjadi modal berharga untuk turnamen berikutnya," ujar Southgate dalam konferensi pers pascapertandingan.
Sementara itu, pelatih Prancis Didier Deschamps memberikan apresiasi terhadap performa timnya meskipun gagal meraih peringkat tiga. "Kami kecewa dengan hasilnya, tapi saya bangga dengan perjuangan pemain. Sepak bola kadang tidak berpihak pada kami," kata Deschamps dengan nada bijak.
Suporter Inggris yang hadir langsung di stadion memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan. Yel-yel "It's Coming Home" berkumandang di tribun, meskipun kali ini dengan nuansa berbeda — bukan euforia juara, melainkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian tim.
Implikasi dan Masa Depan Kedua Tim
Pencapaian Inggris di peringkat ketiga menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak edisi 2018 ketika juga finis di posisi yang sama. Hasil ini mempertegas bahwa generasi emas pemain muda Inggris semakin matang dan siap bersaing di level tertinggi.
Bagi Prancis, finis di posisi keempat menjadi evaluasi penting menjelang turnamen besar berikutnya. Les Bleus perlu melakukan regenerasi pemain dan memperbaiki kelemahan di lini pertahanan yang menjadi masalah sepanjang turnamen.
Piala Dunia 2026 sendiri menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di tiga negara tuan rumah — Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini juga mencatat rekor 48 tim peserta, menjadikannya Piala Dunia dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah.
Dengan berakhirnya pertandingan perebutan peringkat tiga ini, perhatian kini beralih ke partai puncak yang akan mempertemukan Brasil dan Spanyol. Kedua tim akan berlaga demi memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola internasional.
Statistik Kunci Pertandingan
- Skor akhir: Inggris 3-1 Prancis
- Penguasaan bola: Inggris 54% - 46% Prancis
- Tendangan ke gawang: Inggris 7 - 4 Prancis
- Total tendangan: Inggris 15 - 11 Prancis
- Pelanggaran: Inggris 12 - 14 Prancis
- Kartu kuning: Inggris 2 - 3 Prancis
- Penonton: 78.450 orang
Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai turnamen yang penuh kejutan dan drama. Inggris boleh pulang dengan peringkat ketiga, namun perjalanan mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan besar yang patut diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.
--- FAQ --- [SOCIAL_FB]: Timnas Inggris menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil manis. Skuad asuhan Gareth Southgate berhasil mengalahkan Prancis 3-1 dalam laga perebutan peringkat tiga yang berlangsung dramatis. Gol-gol dari Harry Kane, Declan Rice, dan Marcus Rashford mengantar Three Lions finis di podium. Sebuah pencapaian yang menjadi pelipur lara setelah kegagalan di semifinal. → Skor akhir: Inggris 3-1 Prancis → Gol: Kane (15'), Mbappe pen (32'), Rice (58'), Rashford (84') → Stadion: 80.000 penonton → Pelatih: Gareth Southgate Three Lions pulang dengan kepala tegak! 🦁
Comments (0)