Oct 08, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Messi Berburu Sepatu Emas Saat Argentina Hadapi Spanyol di Final

New Jersey — Ajang final Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung terbesar bagi Lionel Messi untuk menutup perjalanan panjang kariernya di level internasiona

Messi Berburu Sepatu Emas Saat Argentina Hadapi Spanyol di Final

New Jersey — Ajang final Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung terbesar bagi Lionel Messi untuk menutup perjalanan panjang kariernya di level internasional. La Albiceleste dijadwalkan menantang Spanyol di MetLife Stadium, New Jersey, pada Senin (20/7) dini hari WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi tertinggi sepak bola dunia, tetapi juga menjadi arena perburuan sepatu emas yang melibatkan dua nama besar: Messi dan Kylian Mbappe.

Argentina melangkah ke final setelah menundukkan Swiss di semifinal dengan permainan karakter khas mereka. Namun, fokus publik kini tidak hanya tertuju pada hasil akhir laga, melainkan pula pada nasib Lionel Messi dalam perebutan gelar top skor turnamen. Striker veteran berusia 38 tahun itu membutuhkan sesuatu yang nyaris mustahil di partai puncak untuk menyalip Mbappe yang telah mengoleksi torehan gol lebih banyak sepanjang turnamen.

Kronologi Perjalanan Argentina ke Final

  1. Fase Grup: Argentina finis sebagai juara grup dengan torehan dua kemenangan dan satu hasil imbang, menunjukkan konsistensi meski mendapat perlawanan sengit dari lawan-lawannya.
  2. Babak 16 Besar: La Albiceleste menang tipis atas tim kuda hitam yang sempat membuat publik dunia terkejut di fase grup.
  3. Perempat Final: Messi mencetak satu gol krusial yang membawa Argentina melangkah ke semifinal dengan penuh percaya diri.
  4. Semifinal: Argentina mengalahkan Swiss dan memastikan tiket ke partai puncak, sekaligus mempertahankan asa Messi di turnamen terakhirnya.
  5. Final: Menghadapi Spanyol, Senin (20/7) dini hari WIB, di MetLife Stadium, New Jersey.

Messi sendiri menuliskan pesan menyentuh jelang laga besar tersebut. Dalam pesannya, sang kapten menegaskan bahwa final ini akan menjadi momen istimewa baginya, sekaligus bagi seluruh rakyat Argentina yang telah menemaninya sepanjang karier internasional.

"Ini adalah pertandingan terakhir saya di Piala Dunia. Saya ingin menikmati setiap detik dan memberikan segalanya untuk bangsa ini. Apapun hasilnya, kami sudah menulis sejarah," demikian kutipan yang diatribusikan kepada Messi melalui kanal resmi federasi.

Syarat Berat Messi demi Menggeser Mbappe

Di luar aspek emosional, Messi masih memiliki misi personal yang belum tuntas: meraih sepatu emas alias gelar top skor Piala Dunia 2026. Saat ini, Kylian Mbappe duduk di puncak klasemen sementara dengan koleksi gol yang cukup nyaman. Untuk menggeser striker Prancis tersebut, Messi harus memenuhi salah satu dari tiga skenario berikut di final melawan Spanyol:

  • Skenario Pertama: Messi mencetak hattrick (tiga gol) di final, sekaligus membawa Argentina menang trofi. Ini adalah syarat minimum mutlak agar bisa menyamai atau melampaui torehan Mbappe.
  • Skenario Kedua: Messi mencetak empat gol di final. Skenario ini memperhitungkan asumsi Mbappe tidak menambah gol di laga puncak atau apabila klasemen akhir ditentukan oleh jumlah assist dan menit bermain.
  • Skenario Ketiga: Messi mencetak lima gol atau lebih di final. Skenario ini menjadi satu-satunya cara jika Mbappe juga berhasil menambah pundi-pundi golnya di final bersama Prancis (jika Prancis juga lolos, meski dalam konteks ini Prancis sudah tersingkir).

Perlu dicatat bahwa perhitungan sepatu emas tidak hanya didasarkan pada jumlah gol semata. FIFA juga mempertimbangkan faktor minutes played, jumlah assist, hingga jumlah menit bermain sebagai tie-breaker ketika dua pemain memiliki jumlah gol yang sama.

Apa yang Dipertaruhkan di MetLife Stadium

Bagi Argentina, trofi Piala Dunia 2026 akan menjadi gelar ketiga sepanjang sejarah setelah 1978 dan 2022. Bagi Messi secara pribadi, final ini menjadi penutup narasi epik yang dimulai sejak debutnya di Piala Dunia 2006. Sang megabintang ingin mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan mengangkat trofi, sekaligus membuktikan bahwa usia hanyalah angka bagi pemain kelas dunia.

Sementara itu, Spanyol datang sebagai kekuatan Eropa yang menampilkan permainan possession-based modern di bawah asuhan pelatih anyar mereka. La Furia Roja terkenal dengan pressing tinggi dan transisi cepat, menjadikannya lawan yang sangat tidak nyaman bagi lini pertahanan Argentina yang sudah dimakan usia.

Dampak dan Resiko bagi La Albiceleste

Jika Argentina gagal di final, sorotan publik tidak hanya akan mengarah pada hasil pertandingan, tetapi juga pada keputusan Messi untuk menjadikan turnamen ini sebagai Piala Dunia terakhirnya. Namun, jika Messi berhasil mencetak hattrick atau lebih sekaligus mengantar Argentina juara, maka ia akan mengukuhkan diri sebagai pemain terhebat sepanjang masa dengan koleksi trofi yang nyaris tak tertandingi.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa strategi di final tidak akan sepenuhnya bergantung pada Messi seorang. "Kami bermain sebagai tim. Messi adalah bagian penting, bukan satu-satunya. Namun, jika ada peluang untuknya mencetak gol, kami akan berusaha memaksimalkannya," ujar Scaloni dalam konferensi pers jelang laga.

Dengan segala kompleksitas yang menyelimuti partai ini, publik dunia menantikan sebuah pertarungan kelas dunia di MetLife Stadium. Apakah Messi mampu menuliskan akhir cerita yang sempurna? Atau justru Spanyol yang akan mencuri panggung di New Jersey? Jawabannya akan terungkap pada Senin (20/7) dini hari WIB.

[SOCIAL_TWEET]: Lionel Messi mengejar sepatu emas di final Piala Dunia 2026. Syaratnya? Hatrick minimal di laga Argentina vs Spanyol! 🇦🇷⚽ #Messi #PialaDunia2026[SOCIAL_TG]: 🔥 Messi vs Mbappe Race | Final PD 2026 | Argentina tantang Spanyol Senin dinihari WIB. Siapa yang akan keluar sebagai top skor? Detail lengkap di thread ini 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User