Inggris Atasi Kongo dan Meksiko, Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026
ATLANTA / KOTA MEKSIKO — Tim nasional Inggris memastikan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah melalui dua laga sistem gugur yang berbeda karakter.
ATLANTA / KOTA MEKSIKO — Tim nasional Inggris memastikan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah melalui dua laga sistem gugur yang berbeda karakter. Pasukan Gareth Southgate menghabisi Republik Kongo 3–0 dalam babak 32 besar di Mercedes‑Benz Stadium, Atlanta, Kamis (2/7), lalu mengatasi perlawanan sengit Meksiko 2–1 di Estadio Ciudad de México, Minggu (6/7). Dua kemenangan ini tidak hanya menjaga mimpi membawa pulang trofi, tetapi juga memperlihatkan kedalaman skuad yang selama ini menjadi pertanyaan.
Babak 32 Besar: Dominasi Senyap atas Kongo
Cuplikan para pemain yang berkumpul usai laga kontra Kongo merekam ekspresi tenang – bukan selebrasi berlebihan – yang mencerminkan ekspektasi tinggi internal tim. Inggris sudah unggul sejak menit ke‑14 lewat sundulan Harry Kane memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka. Skema serupa kembali berbuah gol pada menit ke‑37 saat Jude Bellingham menanduk bola liar di kotak penalti.
Kongo yang tampil sebagai debutan di fase gugur mencoba merespons lewat serangan balik cepat, tetapi koordinasi Marc Guéhi dan John Stones di jantung pertahanan terlalu rapat. Statistik mencatat The Three Lions memegang penguasaan bola 62% dan melepaskan 18 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Gol penutup dari titik putih oleh Declan Rice pada menit ke‑81 menegaskan dominasi tanpa celah.
Babak 16 Besar: Laga Penuh Drama di Kandang Meksiko
Jika laga di Atlanta adalah pesta, duel melawan Meksiko di ibu kota negara itu adalah ujian mental. Lebih dari 80.000 penonton memadati Estadio Ciudad de México menciptakan tekanan luar biasa. Meksiko, yang lolos dramatis dari grup, justru unggul duluan lewat sepakan jarak jauh Santiago Giménez di menit ke‑23, memanfaatkan bola muntah yang gagal ditangkap Jordan Pickford.
Namun Inggris bukan tim yang mudah panik. Masuk babak kedua, Southgate memasukkan Elliot Anderson untuk menambah kreativitas di lini kedua. Hasilnya langsung terasa: pergerakan Anderson dari sisi kiri membuka ruang bagi Jude Bellingham yang melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang – kedudukan imbang 1–1 pada menit ke‑58.
“Kami tahu laga ini akan menjadi pertempuran fisik dan emosional. Ketika suporter tuan rumah begitu berisik, Anda harus tetap tenang dan percaya pada proses,” ujar pelatih Gareth Southgate selepas pertandingan.
Momen kunci terjadi di menit ke‑79. Sepak pojok yang dieksekusi Eliott Anderson disambut tandukan Nico O'Reilly – bek muda sensasional milik Manchester City – yang baru masuk lima menit sebelumnya. Bola bersarang di pojok atas gawang tanpa bisa dijangkau kiper. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan dan memantik selebrasi liar seluruh pemain cadangan, termasuk kapten Kane, Bellingham, Rice, dan Anderson yang tertangkap kamera AFP merayakan dalam satu bingkai ikonik.
Perbandingan Dua Laga: Statistik Kunci
| Indikator | vs Kongo (32 Besar) | vs Meksiko (16 Besar) |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 62% | 54% |
| Tembakan (Tepat Sasaran) | 18 (9) | 12 (5) |
| Pelanggaran Dilakukan | 8 | 14 |
| Gol | 3 | 2 |
| Clean Sheet | Ya | Tidak |
Timeline Perjalanan Inggris di Fase Gugur
- 2 Juli 2026, Atlanta: Inggris 3–0 Kongo. Harry Kane (14'), Jude Bellingham (37'), Declan Rice (81' penalti).
- 6 Juli 2026, Kota Meksiko: Meksiko 1–2 Inggris. Santiago Giménez (23'); Jude Bellingham (58'), Nico O'Reilly (79').
Faktor Kunci Keberhasilan
Duet Bellingham–Rice: Kombinasi gelandang Real Madrid dan Arsenal itu menjadi fondasi transisi serangan. Bellingham mencetak dua gol dalam dua laga, sementara Rice tak hanya kokoh bertahan tetapi juga menyumbang satu gol dan satu assist.
Ketajaman Harry Kane: Striker Bayern München itu mungkin hanya mencetak satu gol dari permainan terbuka, namun pergerakannya membuka celah bagi pemain kedua. Kane mencatat 0,7 xG non-penalti per 90 menit, di atas rata-rata turnamen.
Kedalaman Bangku Cadangan: Peran pemain pengganti seperti Anderson dan O'Reilly yang langsung memberi dampak instan membuktikan bahwa Southgate memiliki amunisi cukup untuk menghadapi sisa turnamen.
Dengan hasil ini, Inggris akan menghadapi pemenang laga Brazil vs Kroasia di perempat final yang dijadwalkan pada 10 Juli 2026 di Stadion AT&T, Dallas. Mampukah The Three Lions melangkah lebih jauh? Dua kemenangan kontras itu menunjukkan mereka siap menghadapi segala skenario.
[SOCIAL_TWEET]: Dua laga, dua kemenangan! 🇬🇧 Inggris libas Kongo 3-0 lalu dramatis tekuk Meksiko 2-1 untuk melaju ke perempat final #PialaDunia2026. Bellingham on fire, O'Reilly jadi pahlawan. Next: Brazil atau Kroasia! 🏴 #ThreeLions #FIFAWorldCup[SOCIAL_TG]: ⚽️🔥 Hasil Fase Gugur Piala Dunia 2026: Inggris 3-0 Kongo, lalu Meksiko 1-2 Inggris. Gol penentu: Nico O'Reilly '79. Inggris ke perempat final! 🇬🇧
Comments (0)