IHSG Ditutup Melemah 0,47 Persen di Akhir 2019
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penghujung 2019 resmi berakhir di zona negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sig
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penghujung 2019 resmi berakhir di zona negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada sesi terakhir, mengakhiri tahun dengan posisi di bawah level psikologis 6.200.
Kronologi Pergerakan IHSG Akhir 2019
Berdasarkan data dari lantai bursa, berikut adalah kronologi pergerakan indeks pada penutupan tahun:
- Sesi pembukaan: Pasar memantau pergerakan saham di BEI, Jakarta, pada Senin (30/12/2019), yang merupakan hari perdagangan terakhir di tahun tersebut.
- Tekanan jual: Hingga menjelang penutupan, tekanan jual cukup dominan sehingga indeks terus bergerak di zona merah.
- Penutupan akhir: IHSG secara resmi ditutup melemah 29,78 poin atau setara dengan penurunan 0,47% ke posisi 6.194,50.
Konteks Pasar dan Sentimen
Pelemahan di akhir tahun ini terjadi di tengah sepinya transaksi serta aksi penyesuaian portofolio oleh para fund manager global dan domestik. Meskipun ditutup melemah pada sesi terakhir, IHSG tetap mencatatkan kinerja positif secara tahunan (year-to-date), meski penguatan tersebut terpangkas oleh koreksi pada bulan Desember. Posisi 6.194,50 menandai level penutupan tahun 2019, sekaligus menjadi baseline untuk pembukaan perdagangan di Januari 2020. Investor asing pun tercatat melakukan aksi jual bersih pada hari itu, memperdalam koreksi indeks komposit.
Dengan ditutupnya perdagangan pada 30 Desember 2019, bursa saham Indonesia resmi mengakhiri pergerakan tahun tersebut dengan catatan penurunan tipis selama satu tahun penuh, dengan IHSG terkoreksi sekitar 28 poin atau minus 1,7% secara kumulatif.
Comments (0)