Harga Telur di Temanggung Merosot Tajam, Peternak Keluhkan Daya Beli Lesu

Temanggung, Lurusin.com – Harga telur ayam di tingkat peternak di Kabupaten Temanggung mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan kami, harga jual telur kin

Jul 08, 2026 - 06:02
0 0
Harga Telur di Temanggung Merosot Tajam, Peternak Keluhkan Daya Beli Lesu

Temanggung, Lurusin.com – Harga telur ayam di tingkat peternak di Kabupaten Temanggung mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan kami, harga jual telur kini hanya berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram. Angka ini jauh di bawah biaya produksi yang ditanggung para peternak, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha mereka.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, daya beli masyarakat yang masih lesu pascalibur panjang. Permintaan dari pasar tradisional dan rumah tangga belum kembali normal, sementara pasokan dari peternak terus mengalir tanpa henti. Kedua, produksi telur yang meningkat tajam seiring pulihnya populasi ayam petelur pascawabah penyakit beberapa waktu lalu. Akibatnya, terjadi kelebihan pasokan yang menekan harga di tingkat peternak.

"Harga saat ini benar-benar tidak masuk akal. Untuk menutup biaya pakan saja, kami butuh harga di atas Rp20.000 per kilogram. Situasi ini sangat menyulitkan peternak kecil seperti kami," ujar Suratman, seorang peternak di Kecamatan Kandangan, saat ditemui tim kami.

Beberapa peternak terpaksa menahan penjualan atau menjual telur dengan harga miring untuk menghindari kerugian lebih besar. Namun, langkah ini justru memperburuk kondisi karena memperpanjang rantai distribusi yang tidak efisien. Data dari Dinas Peternakan setempat mengonfirmasi bahwa produksi telur harian di Temanggung saat ini mencapai 28 ton, sementara serapan pasar hanya sekitar 80 persen dari angka tersebut.

Di sisi lain, harga telur di tingkat konsumen juga terpantau rendah, sehingga tidak banyak membantu peternak. Beberapa pedagang di Pasar Temanggung mengaku menjual telur dengan harga Rp22.000 hingga Rp23.000 per kilogram, margin yang tipis bagi mereka setelah memperhitungkan biaya transportasi dan kerusakan.

Laporan kami juga mencatat bahwa fenomena anjloknya harga telur tidak hanya terjadi di Temanggung, tetapi juga di sejumlah daerah sentra peternakan di Jawa Tengah. Para pemangku kepentingan diharapkan segera mengambil kebijakan stabilisasi, seperti penyerapan telur oleh Bulog atau program bantuan pakan bersubsidi, guna mencegah kolapsnya usaha peternakan rakyat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada respons resmi dari pemerintah daerah terkait langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini. Peternak berharap ada intervensi cepat sebelum mereka terpaksa memangkas populasi ayam secara drastis, yang justru bisa memicu lonjakan harga di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User