Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Mengguncang Pulau Doi di Maluku Utara

Sebuah gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pulau Doi, Halmahera, Maluku Utara, pada Jumat pagi (3/7/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari Badan Me

Jul 08, 2026 - 04:59
0 0
Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Mengguncang Pulau Doi di Maluku Utara

Sebuah gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pulau Doi, Halmahera, Maluku Utara, pada Jumat pagi (3/7/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), getaran gempa terjadi tepat pada pukul 09.31 WIB dengan titik kedalaman mencapai 100 kilometer di bawah permukaan laut.

Episenter gempa terletak di koordinat yang menempatkan pusat getaran berada sekitar 58 kilometer arah Barat Daya dari Pulau Doi. Posisi ini menandakan bahwa gempa berpusat di laut dengan kedalaman menengah. Kendati parameter gempa cukup signifikan, BMKG dalam pernyataan resminya melalui akun media sosial X menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Gempa Mag:6.2," demikian keterangan singkat yang dirilis oleh lembaga tersebut sebagai informasi awal kepada publik.

Kepada masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.

Pulau Doi sendiri merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di wilayah administrasi Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Kawasan ini, bersama dengan sebagian besar wilayah Maluku Utara, memang termasuk dalam zona seismik aktif karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Kondisi geologis tersebut menjadikan wilayah ini kerap mengalami aktivitas kegempaan dengan berbagai variasi kekuatan.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga di beberapa wilayah sekitar Pulau Doi. Masyarakat yang merasakan guncangan sempat berhamburan keluar rumah sebagai langkah antisipasi dini. Sejauh ini, tim pemantau Lurusin.com masih menelusuri informasi terkait dampak kerusakan maupun potensi korban yang mungkin ditimbulkan oleh kejadian ini. Pihak berwenang setempat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, terus melakukan koordinasi untuk memantau situasi terkini di lapangan dan mengimbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Kedalaman gempa yang mencapai 100 kilometer tergolong sebagai gempa menengah. Dalam mekanisme umum kegempaan, gempa dengan kedalaman di atas 70 kilometer cenderung memiliki daya rusak yang lebih terbatas di permukaan dibandingkan gempa dangkal, karena energi seismik telah mengalami pelemahan saat merambat naik ke permukaan. Meskipun demikian, warga tetap diingatkan untuk selalu siap siaga mengingat karakteristik gempa yang sulit diprediksi secara pasti.

Lurusin.com akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terkini seputar dampak gempa di Pulau Doi dan sekitarnya. Masyarakat dapat mengandalkan kanal informasi resmi kami untuk mendapatkan pembaruan yang akurat dan terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User