Tak Cuma di Pasar, Daging Kelelawar hingga Ular Dijual di Supermarket Manado

Fenomena kuliner ekstrem di Sulawesi Utara kini tidak hanya terpusat di pasar tradisional. Sebuah temuan terbaru mengungkap bahwa daging hewan-hewan tidak lazim seperti kelelawar dan ular ternyata ju

Jul 08, 2026 - 08:52
0 0
Tak Cuma di Pasar, Daging Kelelawar hingga Ular Dijual di Supermarket Manado

Fenomena kuliner ekstrem di Sulawesi Utara kini tidak hanya terpusat di pasar tradisional. Sebuah temuan terbaru mengungkap bahwa daging hewan-hewan tidak lazim seperti kelelawar dan ular ternyata juga tersedia di rak-rak supermarket modern di kota Manado.

Selama ini, Pasar Tomohon memang telah tersohor hingga ke mancanegara sebagai pusat perdagangan daging hewan ekstrem. Wisatawan lokal maupun asing kerap menyambangi pasar ini untuk menyaksikan langsung atau bahkan membeli daging ular, tikus hutan, hingga kelelawar. Namun, pergeseran distribusi produk hewani ini kini mulai terlihat jelas. Daging-daging yang dulunya identik dengan suasana pasar tradisional kini masuk ke dalam pusat perbelanjaan modern.

Temuan ini pertama kali diungkap oleh seorang kreator konten kuliner bernama Novi melalui akun TikTok @psnovi. Dalam unggahannya, Novi membagikan pengalamannya saat mengunjungi salah satu gerai Indogrosir di Manado. Ia dibuat kaget sekaligus penasaran ketika mendapati deretan daging yang tidak biasa dijual bebas di area pendingin supermarket tersebut.

"Ini gila sih. Aku baru pertama kali lihat langsung di supermarket," ungkap Novi dalam videonya, sembari menyoroti produk-produk daging yang dikemas dalam wadah plastik transparan.

Produk yang dijual pun cukup beragam. Tidak hanya daging ular atau kelelawar dewasa, beberapa kemasan bahkan memperlihatkan wujud hewan yang masih sangat jelas bentuk aslinya. Hal ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet yang menyaksikan unggahan tersebut. Beberapa warganet mengaku terkejut karena mengira hewan-hewan tersebut hanya dijual di pasar tradisional, bukan di supermarket yang cenderung steril dan modern.

Penjualan daging hewan liar ini pada dasarnya bukanlah hal yang sepenuhnya baru bagi masyarakat Sulawesi Utara. Daging-daging seperti paniki (kelelawar), ular, dan babi hutan merupakan bagian dari tradisi kuliner setempat yang telah berlangsung secara turun-temurun. Namun, kemasan modern dan penjualannya di dalam supermarket memberikan warna baru pada praktik perdagangan ini, seolah menjadi jembatan antara tradisi kuliner lokal dengan ritel modern.

Meski menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu konten dan wisatawan, fenomena ini tetap memerlukan pengawasan ketat. Peredaran daging hewan liar, terutama kelelawar, kerap dikaitkan dengan risiko zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Kebersihan, asal-usul hewan, serta cara pemotongan yang higienis menjadi faktor krusial yang perlu dipastikan oleh pihak pengelola supermarket.

Keberadaan daging ekstrem di supermarket Manado ini menambah daftar panjang keunikan kuliner Indonesia. Hal ini juga membuktikan bahwa selera dan tradisi masyarakat lokal tetap memiliki ruang meskipun di tengah gempuran modernisasi ritel. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan tren kuliner di berbagai daerah dapat Anda ikuti terus melalui laporan media kami. Lurusin.com akan terus menyajikan informasi faktual dan mendalam untuk pembaca setia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User