Gema 2.000 Karinding Menggetarkan Alun-alun, Pemkab Bogor Cetak Sejarah Baru di Usia 544 Tahun

Suara getaran bilah karinding yang khas memecah langit Alun-alun Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2026). Ribuan tangan bergerak serentak, menciptakan simfoni purba yang belum pernah terjadi sebelumnya d

Jul 08, 2026 - 18:41
0 0
Gema 2.000 Karinding Menggetarkan Alun-alun, Pemkab Bogor Cetak Sejarah Baru di Usia 544 Tahun

Suara getaran bilah karinding yang khas memecah langit Alun-alun Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2026). Ribuan tangan bergerak serentak, menciptakan simfoni purba yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Bumi Tegar Beriman. Inilah puncak perayaan Hari Jadi Bogor ke-544, sebuah perhelatan budaya yang tak hanya meriah, tetapi juga berhasil menggoreskan tinta emas dalam buku rekor nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara resmi meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penampilan 2.000 pemain karinding secara bersamaan. Instrumen musik tradisional khas Sunda yang terbuat dari pelepah kawung itu dimainkan dengan harmonis, menciptakan irama yang menghubungkan masa lalu dengan semangat masa kini.

"Hari ini Kabupaten Bogor merayakan hari ulang tahun yang ke-544. Rangkaian kegiatan ditutup dengan helaran bertema 'Mapag Pajajaran Anyar'. Banyak kegiatan yang kami padukan dengan unsur kebudayaan dalam rangka menyambut semangat baru tersebut," ujar Plt. Kadis Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.

Helaran bertajuk "Mapag Pajajaran Anyar" atau "Menyambut Pajajaran Baru" itu menjadi napas utama rangkaian perayaan. Tema ini mencerminkan upaya Pemkab Bogor untuk menghidupkan kembali kejayaan budaya Sunda di tanah yang dipercaya sebagai bagian dari pusat Kerajaan Pajajaran. Karinding sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Alat musik yang dimainkan dengan cara disenggol menggunakan jari ini telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dan menjadi simbol perlawanan rakyat jelata pada masa lalu yang kini bertransformasi menjadi identitas kebanggaan kolektif.

Perayaan ini tidak hanya soal rekor. Sebelumnya, karnaval budaya yang memukau menjadi suguhan pembuka. Perwakilan dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor berpartisipasi, menampilkan keragaman tradisi, pakaian adat, dan kreativitas seni dari masing-masing wilayah. Alun-alun berubah menjadi panggung raksasa yang menampilkan mozaik budaya Bogor yang kaya warna.

Peserta yang berjumlah 2.000 orang itu berasal dari berbagai komunitas seni, pelajar, hingga masyarakat umum. Latihan intensif dilakukan dalam beberapa pekan terakhir untuk menyelaraskan irama dan memastikan harmoni sempurna saat hari pelaksanaan. Hasilnya, sebuah pertunjukan kolosal yang menggetarkan hati siapa pun yang hadir dan menyaksikannya.

Pemecahan rekor MURI ini menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Bogor di usianya yang ke-544. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, perayaan ini menegaskan komitmen daerah dalam merawat akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi yang terus menggerus nilai-nilai tradisional.

Demikian laporan lengkap dari Lurusin.com atas perayaan bersejarah yang mencatatkan Kabupaten Bogor dalam lembaran prestasi budaya nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User