Geger Ledakan di Fasilitas LNG Qatar, 54 Orang Luka-18 Hilang

Doha — Insiden dahsyat mengguncang salah satu fasilitas pengolahan gas alam cair (LNG) utama di kawasan Timur Tengah. Sebuah ledakan besar terjadi di kompleks industri Ras Laffan, Qatar, pada Mingg

Jul 08, 2026 - 05:49
0 0
Geger Ledakan di Fasilitas LNG Qatar, 54 Orang Luka-18 Hilang

Doha — Insiden dahsyat mengguncang salah satu fasilitas pengolahan gas alam cair (LNG) utama di kawasan Timur Tengah. Sebuah ledakan besar terjadi di kompleks industri Ras Laffan, Qatar, pada Minggu malam (21/6), mengakibatkan puluhan korban luka dan belasan lainnya dinyatakan hilang. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami hingga Senin (22/6), otoritas setempat mencatat sedikitnya 54 orang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi, sementara 18 pekerja masih berstatus hilang dan tengah dalam proses pencarian intensif.

Raksasa energi negara tersebut, QatarEnergy, mengonfirmasi bahwa musibah ini bermula saat dimulainya kembali operasi di fasilitas pasokan gas lokal Barzan. Insiden awal yang belum dirinci penyebabnya itu memicu ledakan susulan yang dengan cepat menjalar menjadi kebakaran hebat di area pengolahan. Pantulan api dan kepulan asap tebal dilaporkan terlihat dari jarak beberapa kilometer dari pusat ledakan, menciptakan kepanikan di kalangan pekerja dan penduduk di sekitar zona industri strategis tersebut.

"Sebuah insiden terjadi saat dimulainya operasi di kota industri Ras Laffan, yang mengakibatkan ledakan dan kebakaran. Tim tanggap darurat segera dikerahkan dan api kini telah berhasil dikendalikan," demikian pernyataan resmi QatarEnergy.

Kompleks Ras Laffan merupakan salah satu pusat produksi LNG terbesar di dunia yang menjadi tulang punggung perekonomian Qatar. Fasilitas Barzan sendiri menjadi salah satu instalasi vital yang berperan besar dalam memasok kebutuhan gas domestik sekaligus menopang rantai pasok ekspor ke berbagai negara. Kejadian ini sontak menyita perhatian global mengingat posisi strategis Qatar sebagai pemasok utama energi, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang masih membayangi stabilitas rantai pasok global.

Tim tanggap darurat langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api serta mengevakuasi para pekerja yang terperangkap di sekitar area ledakan. Otoritas setempat masih berfokus pada operasi penyelamatan dan pendinginan area bekas kebakaran untuk mencegah potensi ledakan susulan. Hingga berita ini diturunkan, pihak QatarEnergy belum merilis secara rinci penyebab teknis dari insiden maut tersebut, namun otoritas berjanji akan membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut tuntas kronologi kecelakaan kerja terbesar yang pernah terjadi di kawasan industri migas Qatar itu dalam beberapa tahun terakhir.

Keluarga para korban hilang kini tengah menanti kabar dengan cemas di sekitar rumah sakit rujukan. Pemerintah setempat berjanji akan memberikan kompensasi penuh serta memastikan standar keselamatan di kompleks industri tersebut segera diaudit ulang secara menyeluruh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User