Farhan dan Erwin Duduk Bersama di Tengah Isu Keretakan
Jakarta - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin tampak kembali berada dalam satu forum setelah beberapa waktu terakhir diterpa isu keretakan hubungan di antara keduanya. Kehad
Jakarta - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin tampak kembali berada dalam satu forum setelah beberapa waktu terakhir diterpa isu keretakan hubungan di antara keduanya. Kehadiran mereka secara bersamaan dalam sebuah agenda resmi pemerintahan menjadi sorotan publik, terutama karena sebelumnya sempat mencuat curhatan Erwin yang mengaku tidak pernah dilibatkan dalam urusan pemerintahan.
Berdasarkan laporan yang diterima Lurusin.com, Selasa (7/7/2026), Farhan dan Erwin hadir bersama dalam acara pelantikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Dari foto yang dibagikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, keduanya terlihat duduk berdampingan dengan ekspresi yang cukup cair. Momen ini seolah menjadi isyarat bahwa ketegangan yang selama ini ramai diperbincangkan mulai mencair.
Dalam foto yang disebarluaskan Diskominfo, Farhan dan Erwin tampak duduk berdampingan dalam satu deretan kursi utama, menunjukkan gestur yang bersahabat dan komunikatif.
Isu keretakan di antara dua pemimpin Kota Bandung itu sebelumnya mencuat setelah Erwin secara terbuka menyampaikan keluhannya. Ia mengaku kerap tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan maupun aktivitas pemerintahan yang seharusnya menjadi ranah kerja bersama. Pernyataan tersebut langsung memantik berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pengamat politik lokal, yang menilai adanya ketidakharmonisan di tubuh eksekutif Kota Bandung.
Namun, kemunculan keduanya dalam satu forum pelantikan ASN ini memberi sinyal yang berbeda. Agenda pelantikan tersebut merupakan momen penting dalam tata kelola pemerintahan, dan kehadiran Farhan serta Erwin secara bersama-sama dianggap sebagai langkah positif untuk meredam isu yang berkembang. Masyarakat pun berharap agar hubungan kerja di antara wali kota dan wakilnya dapat kembali solid sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran menilai bahwa dinamika hubungan antara kepala daerah dan wakilnya merupakan hal yang lazim terjadi. Namun, keterbukaan dan kemauan untuk kembali duduk bersama menjadi kunci utama dalam menyelesaikan perbedaan. "Masyarakat tidak ingin pemerintahannya terganggu oleh konflik internal. Apa yang ditunjukkan Farhan dan Erwin hari ini bisa menjadi awal yang baik," ujar pengamat tersebut.
Sementara itu, pihak Diskominfo Kota Bandung tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai isi pembicaraan atau interaksi antara Farhan dan Erwin selama acara berlangsung. Namun, foto yang beredar telah cukup menjadi jawaban atas spekulasi yang terjadi belakangan ini. Publik kini menanti langkah konkret selanjutnya dari kedua pemimpin tersebut dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Bandung secara bersama-sama.
Comments (0)