Dua Pesilat SMPN 6 Denpasar Sabet Emas dan Perak di Bali Arisaka Championship 2026

Dua atlet pencak silat dari SMP Negeri 6 Denpasar menorehkan prestasi gemilang pada Bali Arisaka Championship 2026. Dalam ajang tersebut, Putu Mas Ayu Rati

Jul 08, 2026 - 06:49
0 0
Dua Pesilat SMPN 6 Denpasar Sabet Emas dan Perak di Bali Arisaka Championship 2026

Dua atlet pencak silat dari SMP Negeri 6 Denpasar menorehkan prestasi gemilang pada Bali Arisaka Championship 2026. Dalam ajang tersebut, Putu Mas Ayu Ratih dan I Wayan Putra Dimas Nugraha berhasil membawa pulang medali di kategori tanding praremaja.

Raihan Medali

  1. Putu Mas Ayu Ratih merebut medali emas pada kategori tanding putri kelas I praremaja.
  2. I Wayan Putra Dimas Nugraha meraih medali perak pada kategori tanding putra kelas I praremaja.

Keduanya menjadi bukti bahwa pembinaan berjenjang yang digarap serius mampu melahirkan pesilat kompetitif di level daerah dan nasional.

Respons Pelatih: Kerja Keras dan Dukungan Kolektif

Pelatih Pencak Silat SMP Negeri 6 Denpasar, I Putu Adi Kusuma Negara, menyatakan rasa bangganya. "Dari saya pribadi merasa bahagia bisa melatih dan mendampingi atlet SMP Negeri 6 Denpasar dalam pertandingan yang luar biasa ini. Di balik atlet yang juara tidak hanya peran pelatih yang penting, melainkan juga dukungan moril dan doa yang kuat dari orang tua serta pihak sekolah yang selalu memberikan dukungan penuh," ucapnya melalui Whatsapp pada Selasa (7/7).

Proses Persiapan Panjang

Untuk mencapai podium, kedua atlet menjalani program latihan terstruktur. Berikut urutan persiapan yang ditempuh:

  1. Latihan Rutin: Tiga kali sepekan di Padepokan Pencak Silat Tujuh Sari Bali, Jalan Raya Sesetan Nomor 333A, Denpasar Selatan. Setiap sesi berlangsung selama 2–3 jam pada pukul 17.00–19.00 Wita.
  2. Pemusatan Latihan (Training Camp): Dilakukan selama dua bulan penuh pada Mei hingga Juni 2026 sebagai persiapan spesifik menghadapi Bali Arisaka Championship.

Pembinaan Berbasis Sport Science

Adi menjelaskan, pondasi prestasi atlet dibangun melalui pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan fisik, teknik, taktik, dan mental bertanding. Program tersebut diperkuat dengan penerapan sport science dalam sistem pembinaan Perguruan Pencak Silat Tujuh Sari. "Kami melakukan penguatan fisik, taktik, teknik, dan mental yang kuat. Didukung pembinaan berjenjang serta penerapan sport science sehingga atlet memiliki fisik prima, mental petarung, dan jam terbang kompetisi," ujarnya.

Proyeksi ke Depan: Target Nasional

Usai hasil positif ini, kedua atlet diproyeksikan untuk kembali bertarung di level nasional. Pelatih menyebut target terdekat adalah mengikuti kejuaraan tingkat nasional di Jawa Timur. Sebelum itu, pembinaan akan terus diintensifkan guna menyiapkan atlet yang akan mewakili perguruan maupun sekolah dalam berbagai agenda mendatang. Adi menegaskan, "Target kami tampil kembali di ajang championship tingkat nasional berikutnya, kemungkinan di Jawa Timur. Sebelum itu kami fokus melakukan pembinaan untuk mempersiapkan atlet-atlet yang akan bertanding mewakili perguruan maupun sekolah."

Laporan ini merangkum capaian serta peta jalan pembinaan pesilat muda Denpasar yang mulai memperlihatkan hasil di panggung kompetisi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User