DLH DKI: Kali Gendong Kembali Bersih Setelah Lima Hari Dibersihkan, Ratusan Personel Dikerahkan

Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Gendong, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, telah sepenuhnya diangkat. Proses pembersih

Jul 07, 2026 - 23:48
0 0
DLH DKI: Kali Gendong Kembali Bersih Setelah Lima Hari Dibersihkan, Ratusan Personel Dikerahkan

Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Gendong, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, telah sepenuhnya diangkat. Proses pembersihan yang melibatkan ratusan personel gabungan ini rampung dalam waktu lima hari dan dikonfirmasi melalui unggahan resmi Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) DLH DKI pada Kamis (25/6/2026).

Menurut laporan yang diterima Lurusin.com, kondisi kali yang berada di tengah permukiman padat penduduk itu sebelumnya sangat memprihatinkan. Volume sampah yang menumpuk begitu besar hingga menutupi hampir seluruh permukaan air, mengganggu fungsi drainase dan menimbulkan bau tidak sedap. "Tumpukan sampah itu tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga berpotensi menyebabkan genangan dan masalah lingkungan yang lebih serius saat musim hujan," tulis akun resmi UPSBA DLH DKI dalam unggahannya.

Lima Hari Operasi Pembersihan Intensif

UPSBA DLH DKI menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara intensif sejak awal pekan lalu. Sebanyak ratusan personel dari berbagai unsur—termasuk petugas UPSBA, Satpol PP, dan warga setempat—dikerahkan secara bergiliran untuk mengeruk dan mengangkut sampah dari dasar kali. Peralatan berat seperti excavator mini juga dikerahkan untuk mempercepat pembersihan, mengingat lebar kali yang terbatas dan dikelilingi rumah warga.

"Tim kami bekerja dalam dua sesi setiap hari untuk memastikan seluruh material sampah, mulai dari plastik, kayu, hingga limbah rumah tangga, dapat diangkat hingga ke titik aliran yang normal," terang keterangan UPSBA. Total volume sampah yang berhasil diangkat belum dirinci, namun dari dokumentasi yang beredar, tumpukan sampah tampak mencapai ketinggian lebih dari satu meter di beberapa titik.

"Kondisi Kali Gendong yang berada di tengah permukiman warga sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah dengan volume cukup besar sehingga mengganggu fungsi aliran air dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan."

DLH Imbau Warga Jaga Kebersihan Kali

Setelah pembersihan selesai, DLH DKI mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan Kali Gendong dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran air. "Kami berharap warga tidak lagi menjadikan kali sebagai tempat pembuangan sampah. Partisipasi aktif sangat diperlukan agar kondisi seperti ini tidak terulang," lanjut pernyataan tersebut. DLH juga akan meningkatkan patroli rutin di sepanjang kali serta menyediakan tempat pembuangan sementara di titik-titik strategis untuk mempermudah warga membuang sampah.

Pembersihan Kali Gendong menjadi bagian dari program prioritas DLH DKI dalam menormalisasi seluruh badan air di Ibu Kota menjelang musim penghujan. Beberapa kali lain di Jakarta Utara yang rawan penyumbatan seperti Kali Mati dan Kali Apuran dikabarkan juga akan mendapat penanganan serupa dalam waktu dekat.

Langkah cepat DLH DKI ini disambut positif oleh warga setempat. "Alhamdulillah, sekarang air bisa mengalir lancar lagi. Dulu kalau hujan sedikit saja air langsung meluap karena mampat," ujar Maryam, warga RT 05 Muara Baru yang rumahnya berada persis di bantaran Kali Gendong. Meski begitu, ia berharap ada solusi jangka panjang agar sampah tidak kembali menumpuk, seperti penambahan armada pengangkut sampah dan penegakan aturan yang lebih tegas.

Dengan rampungnya pembersihan ini, DLH DKI menegaskan akan terus memonitor kondisi Kali Gendong dan seluruh badan air lainnya demi meminimalkan risiko banjir dan menjaga kesehatan lingkungan di Ibu Kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User