Dirut PAM Jaya Minta Maaf soal Kemacetan Imbas Proyek Pipa
Jakarta, Lurusin.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PAM Jaya terus menggenjot pembangunan jaringan pipa air bersih sepanjang 1.000 kilometer di seluruh wilayah DKI Jakarta pada tahun 2026. Pr
Jakarta, Lurusin.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PAM Jaya terus menggenjot pembangunan jaringan pipa air bersih sepanjang 1.000 kilometer di seluruh wilayah DKI Jakarta pada tahun 2026. Proyek ambisius ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga ibu kota, namun di sisi lain memunculkan dampak kemacetan lalu lintas yang cukup signifikan.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang terdampak. Ia mengakui bahwa pengerjaan pipanisasi tidak dapat sepenuhnya terlepas dari penggunaan bahu jalan, sehingga berpotensi menyempitkan ruang gerak kendaraan dan memicu kepadatan di sejumlah titik.
Dalam acara Jakarta Water Hero 2026 yang digelar di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/6/2026), Arief menjelaskan, “Kami juga memohon maaf kepada para pengguna jalan semuanya karena pastinya tidak mungkin kami tidak menggunakan bahu jalan untuk menyelesaikan pipanisasi yang ada di Jakarta.” Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil karena tidak ada alternatif lain untuk menuntaskan proyek strategis yang mendesak tersebut.
Arief menekankan bahwa meskipun proyek ini mengganggu kenyamanan sementara, hasil akhirnya akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jaringan pipa baru akan memperluas cakupan layanan air bersih dan mengurangi kebocoran distribusi yang selama ini terjadi. Pihaknya memastikan akan mempercepat pekerjaan dan berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk meminimalkan dampak kemacetan, termasuk menerapkan rekayasa lalu lintas di lokasi pengerjaan.
Ia juga meminta pengertian warga agar bersabar selama masa konstruksi berlangsung. “Kami sadar proyek ini merepotkan, tapi ini untuk kebaikan bersama. Mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.
Komitmen Percepatan Proyek
“Pastinya tidak mungkin kami tidak menggunakan bahu jalan. Tapi kami akan upayakan penyelesaian secepat mungkin agar kemacetan tidak berkepanjangan,” tegas Arief.
Sebagai informasi, proyek pipa 1.000 kilometer ini ditargetkan rampung secara bertahap, dengan prioritas pada area yang selama ini minim suplai air bersih. PAM Jaya berharap masyarakat dapat memaklumi gangguan sementara demi terciptanya sistem air minum yang lebih baik dan merata di Jakarta.
Comments (0)