Didukung 10 Asosiasi Desa, Mendes: MBG dan Kopdes Serap Banyak Pekerja

Jakarta – Program unggulan pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) mendapatkan dukungan penuh dari sepuluh asosiasi desa di seluruh Indonesia. Dukungan i

Jul 08, 2026 - 00:00
0 0
Didukung 10 Asosiasi Desa, Mendes: MBG dan Kopdes Serap Banyak Pekerja

Jakarta – Program unggulan pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) mendapatkan dukungan penuh dari sepuluh asosiasi desa di seluruh Indonesia. Dukungan ini mengemuka dalam rapat koordinasi strategis yang membahas dampak langsung kedua program tersebut terhadap pengembangan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di wilayah perdesaan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyampaikan bahwa kedua program tersebut terbukti menjadi lokomotif baru dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa. Pernyataan ini disampaikan usai memimpin rapat koordinasi bersama para perwakilan asosiasi desa di kantor Kementerian Desa, PDT, pada Selasa (23/6/2026).

Program Unggulan Serap Tenaga Kerja

Dalam pemaparannya, Mendes Yandri menekankan bahwa implementasi MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga bertransformasi menjadi penggerak ekonomi berbasis potensi lokal. Konsep desa tematik yang lahir dari program ini dinilai sangat efektif dalam mengoptimalkan sumber daya alam dan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

"Seperti MBG, banyak melahirkan desa-desa tematik, ada desa melon, desa apa namanya? Jagung, desa beras, desa nila, ayam petelur, dan lain sebagainya. Dan banyak juga BUMDes bekerja sama sebagai mitra yang mempunyai SPPG dengan kerja sama dengan BGN," ujar Yandri kepada awak media di lokasi, Selasa (23/6).

Pola kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai menjadi kunci sukses distribusi manfaat ekonomi. Melalui mekanisme ini, rantai pasok kebutuhan pangan untuk program MBG dipenuhi langsung oleh petani dan peternak lokal, sehingga menciptakan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

Dukungan Penuh dari Akar Rumput

Dukungan yang diberikan oleh sepuluh asosiasi desa ini menjadi sinyal positif bahwa program pemerintah telah menyentuh kebutuhan riil masyarakat bawah. Para perwakilan asosiasi menilai bahwa kehadiran Kopdes dan MBG menjadi solusi konkret atas problem klasik desa, seperti keterbatasan akses pasar bagi hasil pertanian serta rendahnya tingkat kesejahteraan petani.

Lebih lanjut, Mendes menegaskan bahwa sinergi lintas kementerian dan kelembagaan di level desa akan terus diperkuat. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi pemain utama dalam ekosistem MBG ini. Penyerapan pekerja yang masih terus menunjukkan tren peningkatan diharapkan mampu menekan angka pengangguran terselubung di desa serta mengurangi laju urbanisasi.

Dengan kolaborasi solid antara pemerintah pusat, pemerintah desa, dan asosiasi masyarakat, program MBG dan Kopdes diproyeksikan menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian desa di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User