Desak Made Berlatih Intensif Panjat Tebing Demi Olimpiade 2024

Di sebuah area parkir Hotel Santika Premiere, Kota Harapan Indah, Bekasi, suasana pagi itu tampak tak biasa. Bukan deru mesin atau hiruk-pikuk tamu hotel y

Jul 12, 2026 - 11:34
0 0
Desak Made Berlatih Intensif Panjat Tebing Demi Olimpiade 2024

Di sebuah area parkir Hotel Santika Premiere, Kota Harapan Indah, Bekasi, suasana pagi itu tampak tak biasa. Bukan deru mesin atau hiruk-pikuk tamu hotel yang terdengar, melainkan suara gesekan tangan di dinding panjat serta teriakan semangat dari para pelatih. Di situlah Desak Made Rita Kusuma Dewi, atlet panjat tebing andalan Indonesia, menjalani salah satu sesi pelatihan nasional (Pelatnas) yang digelar secara khusus untuk mematangkan persiapannya menuju Olimpiade 2024 Paris.

Pelatnas di Tengah Keterbatasan Jadi Bukti Dedikasi

Lokasi pelatihan yang tidak lazim—area parkir hotel—justru menjadi cermin bagaimana Pelatnas panjat tebing Indonesia tetap berjalan meski fasilitas belum sepenuhnya ideal. Desak Made dan rekan-rekannya terpaksa memanfaatkan dinding panjat portabel yang didirikan sementara. Meski begitu, intensitas latihan tak berkurang sedikit pun. “Kami tidak boleh menyerah pada keadaan. Olimpiade sudah di depan mata, dan saya harus memberikan yang terbaik,” ujar Desak Made, Selasa (05/03/2024).

“Saya ingin membuktikan bahwa panjat tebing Indonesia bisa bersaing di level dunia. Setiap pemanjatan, setiap detik, saya dedikasikan untuk Merah Putih.”

Desak bukan nama baru di kancah internasional. Ia adalah peraih medali emas Asian Games 2018 di nomor speed, juga berhasil menyabet juara dunia IFSC 2023 di nomor yang sama. Prestasi itu membuatnya lolos otomatis ke Olimpiade 2024, menjadi salah satu wakil Indonesia yang sangat diperhitungkan.

Persiapan Fisik dan Mental Tingkat Tinggi

Pelatnas kali ini difokuskan pada penguatan tiga aspek utama:

  • Kecepatan reaksi saat start dan transisi antar pegangan.
  • Kekuatan inti (core) untuk menjaga keseimbangan di jalur overhang.
  • Ketahanan mental menghadapi tekanan kompetisi level Olimpiade yang berbeda dari kejuaraan dunia biasa.

Menurut tim pelatih, Desak Made memiliki keunggulan di power-to-weight ratio yang luar biasa, kombinasi ideal antara kekuatan tubuh bagian atas dan bobot ringan. Namun, Olimpiade 2024 Paris akan menggunakan format gabungan (combined format) yang menguji tidak hanya speed, tetapi juga boulder dan lead. Oleh karena itu, atlet 26 tahun ini juga mengasah kemampuan di dua disiplin lain agar tetap kompetitif di klasemen akhir.

Jejak Prestasi dan Ekspektasi Publik

Lahir di Gianyar, Bali, 12 Desember 1998, Desak Made awalnya menekuni senam sebelum beralih ke panjat tebing pada usia 13 tahun. Kariernya melesat ketika ia meraih medali emas di Asian Games Jakarta-Palembang 2018, mengalahkan pesaing-pesaing tangguh dari Tiongkok dan Jepang. Sejak saat itu, masyarakat Indonesia menaruh harapan besar agar ia bisa mengulang sukses di panggung Olimpiade.

Pelatih kepala Pelatnas panjat tebing, Hendra Basir, menegaskan bahwa persiapan Desak Made berada di jalur yang tepat. “Kami menerapkan program latihan spesifik yang sudah disesuaikan dengan data analitik performa lawan-lawan potensial di Paris nanti. Desak punya kecepatan di atas rata-rata, tinggal mempertajam konsistensi,” ungkapnya.

Olimpiade 2024 Paris: Momentum Emas

Cabor panjat tebing akan mempertandingkan dua set medali di Olimpiade: combined putra dan combined putri. Nomor speed—yang menjadi andalan Desak Made—digabung dengan boulder dan lead dalam satu klasemen. Oleh karena itu, meski speed menjadi kekuatan utama, ia tak boleh lengah di dua disiplin lainnya. Sesi latihan di Bekasi itu pun memperlihatkan Desak berlatih di berbagai jenis dinding, dari dinding vertikal hingga overhang ekstrem, sambil terus didampingi pelatih teknik dan psikolog olahraga.

Kehadiran Desak Made di Olimpiade bukan sekadar partisipasi, melainkan misi besar untuk membawa pulang medali. Dukungan dari masyarakat, pemerintah, dan sponsor swasta diharapkan mampu mengoptimalkan persiapan hingga hari-H. Saat ditanya tentang target pribadinya, Desak tersenyum dan berkata singkat, “Saya mau naik podium. Itu janji saya untuk Indonesia.”

Dengan semangat pantang menyerah dan persiapan yang terstruktur, Desak Made Rita Kusuma Dewi siap menaklukkan dinding panjat di Paris dan menorehkan sejarah baru bagi olahraga Indonesia. Pelatnas di Bekasi mungkin hanya satu dari banyak langkah kecil, tetapi itulah fondasi kokoh yang akan membawanya menuju mimpi Olimpiade.

[SOCIAL_TWEET]: Latihan di parkiran hotel, Desak Made bidik podium Olimpiade 2024! Sang juara dunia panjat tebing andalkan speed dan mental baja.🇮🇩 #DesakMade #Olimpiade2024 #PanjatTebing[SOCIAL_TG]: 🧗‍♀️🔥 Desak Made, juara dunia panjat tebing 2023, terus berlatih intensif untuk Olimpiade 2024 Paris. Dari parkiran hotel, ia bertekad bawa pulang medali! 🇮🇩

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User