BOYOLALI – Seorang camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mendadak jadi sorotan setelah dilaporkan

Dari Hubungan Kerja ke Kiriman Video Intim Dalam laporan yang diterima Lurusin.com, Selasa (7/7/2026), A menceritakan bahwa ia sebelumnya bekerja di toko roti yang salah satu investornya adalah san

Jul 08, 2026 - 04:46
0 0
BOYOLALI – Seorang camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mendadak jadi sorotan setelah dilaporkan

Dari Hubungan Kerja ke Kiriman Video Intim

Dalam laporan yang diterima Lurusin.com, Selasa (7/7/2026), A menceritakan bahwa ia sebelumnya bekerja di toko roti yang salah satu investornya adalah sang camat. Setelah tidak lagi menjadi karyawati di sana, hubungan dengan terlapor masih berlangsung secara terbatas hingga suatu hari ia menerima kiriman pesan yang sama sekali tidak pantas.

“Awalnya saya kerja di toko roti, salah satu investornya itu bapake ini (terlapor),” kata A kepada wartawan media kami.

Video bermuatan asusila itu diduga kuat adalah kiriman sang camat sendiri. Betapa terkejutnya A saat membuka pesan tersebut dan menyadari isinya. Tak butuh waktu lama, sang camat menghubungi A dan memberikan klarifikasi singkat dengan alasan bahwa video itu dikirim secara tidak sengaja—atau lazim disebut ‘salah kirim’. A mengaku sulit mempercayai penjelasan itu mengingat rekaman tersebut sangat pribadi dan tidak seharusnya tersebar, apalagi sampai ke ponsel mantan pegawainya.

Merasa dilecehkan dan khawatir dengan dampak psikis yang ditimbulkan, A kemudian mengambil langkah resmi dengan mengadukan kejadian ini langsung ke Bupati Boyolali. A berharap Bupati dapat menindak tegas oknum pejabat yang dianggapnya telah mencoreng nama baik pemerintahan. “Seharusnya seorang pejabat publik bisa memberi contoh yang baik, bukan malah bertindak seperti ini,” imbuh A dalam keterangannya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemkab Boyolali belum memberikan pernyataan resmi terkait aduan tersebut. Namun, menurut informasi yang dihimpun Lurusin.com, Bupati akan segera memanggil camat yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Jika terbukti bersalah, sanksi disiplin pegawai negeri sipil bisa dijatuhkan. Publik di Boyolali pun menanti langkah tegas dari pemerintah daerah untuk menyikapi skandal ini agar kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik tetap terjaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User