BI Banten Ajak Gen Z Gunakan QRIS lewat Jelajah Kuliner Indonesia

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Banten, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, resmi menggelar QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (Q

Jul 13, 2026 - 08:15
0 0

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Banten, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, resmi menggelar QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026. Acara yang berlangsung empat hari, mulai Jumat 10 Juli hingga Senin 13 Juli 2026, ini menjadi panggung utama untuk mendorong transformasi transaksi digital, khususnya di kalangan generasi muda. Berlokasi di pusat kuliner strategis Banten, festival ini memadukan kelezatan kuliner Nusantara dengan pengalaman bertransaksi nontunai yang seru dan intuitif.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Agus Sumirat, menyatakan bahwa festival ini lebih dari sekadar bazar. “Festival ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi pelopor melalui penguatan literasi sistem pembayaran digital, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten,” ujarnya kepada awak media di sela acara, Minggu (12/7).

Mengapa Gen Z Jadi Target Strategis?

Fokus pada Gen Z dan milenial bukan tanpa data. Menurut Bank Indonesia, lebih dari 60% pengguna aktif QRIS nasional berasal dari kelompok usia 17–35 tahun. Namun penetrasi di Banten masih menyisakan ceruk besar, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa yang belum sepenuhnya beralih dari uang tunai. Oleh karena itu, BI Banten merancang strategi yang lebih segar dan relevan: menyatukan wisata kuliner dengan tantangan digital ala Amazing Race serta kompetisi konten media sosial.

Mekanisme Kompetisi yang Membangun Kebiasaan Digital

Festival ini bukan sekadar ajang jajan. Setiap stan kuliner yang berpartisipasi diwajibkan menerima pembayaran via QRIS, BI-FAST, dan Kartu Kredit Indonesia (KKI). Pengunjung tinggal memindai kode QR di setiap meja atau kasir, memasukkan nominal, lalu mengonfirmasi transaksi di aplikasi perbankan atau dompet digital favorit mereka. Dua kompetisi utama menjadi magnet acara:

  • Amazing Race: Eksplorasi Rasa, Misi Digital – Tim peserta harus menyusuri pos-pos stan untuk menyelesaikan misi seperti fotografi makanan estetik, menjawab kuis literasi keuangan, hingga menyelesaikan transaksi QRIS dalam batas waktu tertentu. Tim dengan akumulasi poin tertinggi berhak atas hadiah jutaan rupiah.
  • Vlog/Reels Competition – Peserta membuat konten video pendek (maksimal 60 detik) yang menampilkan pengalaman bertransaksi QRIS di festival. Video diunggah ke Instagram Reels atau TikTok dengan tagar resmi, dan pemenang dinilai berdasarkan kreativitas, tingkat engagement, serta muatan pesan edukatif.

Agus Sumirat menekankan bahwa metode ini memungkinkan pesan literasi keuangan menyebar secara viral. “Kami ingin anak muda paham bahwa transaksi digital itu justru mempermudah, tidak rumit. Ketika mereka membagikan konten seru, secara tidak langsung mereka menjadi agen literasi bagi teman sebayanya,” imbuhnya.

“Melalui kompetisi ini, kami ingin mengubah persepsi: QRIS bukan hanya alat bayar, tetapi bagian dari gaya hidup modern yang cepat, aman, dan keren.” – Agus Sumirat, Deputi Kepala KPwBI Banten

Gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah Menyatu dalam QRIS

Festival QJI 2026 juga menjadi wahana implementasi Gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang digaungkan Bank Indonesia. Dalam konteks transaksi digital, gerakan ini memiliki makna strategis:

  1. Cinta Rupiah: Menggunakan rupiah untuk setiap transaksi, menjaga kedaulatan mata uang, dan menghindari spekulasi.
  2. Bangga Rupiah: Bertransaksi dengan QRIS berarti mendukung sistem pembayaran nasional yang mandiri, karena seluruh proses berjalan dalam denominasi rupiah.
  3. Paham Rupiah: Memahami fitur keamanan QRIS, risiko penipuan digital, serta memilih saluran resmi seperti BI-FAST yang efisien dan rendah biaya.

Literasi tiga dimensi ini menjadi fondasi agar Gen Z tidak sekadar cakap digital, tetapi juga bertanggung jawab secara finansial.

Proyeksi Dampak dan Pertumbuhan Transaksi

Data Kantor Perwakilan BI Banten mencatatkan pertumbuhan volume transaksi QRIS di provinsi ini rata-rata 35% per tahun dalam dua tahun terakhir, dengan total frekuensi mencapai 2.500 transaksi per hari pada hari biasa. Panitia QJI 2026 menargetkan selama empat hari acara dapat dihasilkan sedikitnya 15.000 transaksi QRIS, atau sekitar 3.750 transaksi per hari, dari proyeksi 5.000 pengunjung. Apabila target ini terpenuhi, volume transaksi harian QRIS Banten akan melonjak hingga 8–10% sepanjang Juli 2026, memberikan efek berganda bagi UMKM kuliner.

Perbandingan Indikator Transaksi QRIS Banten: Hari Biasa vs Selama QJI 2026 (Target)
IndikatorHari BiasaTarget Selama Festival
Frekuensi transaksi/hari2.5003.750
Nilai transaksi total/hariRp75 jutaRp120 juta
Merchant aktif1.2001.500 (termasuk stan festival)

Peningkatan ini diharapkan tidak bersifat sementara. Pengalaman positif bertransaksi nontunai di festival berpotensi membentuk kebiasaan yang berkelanjutan, terutama setelah peserta merasakan langsung kecepatan dan kepraktisannya.

Opini Ahli: QRIS sebagai Katalis Inklusi Keuangan

“Pendekatan BI Banten yang memadukan kuliner, kompetisi, dan QRIS sangat taktis untuk membentuk habit transaksi digital. Ini bukan sekadar edukasi satu arah, tetapi partisipatif dan menghibur. Ketika anak muda bereksperimen langsung, resistensi terhadap teknologi keuangan akan luntur,” ujar Dr. Rini Astuti, ekonom digital dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Menurutnya, strategi ini mempercepat inklusi keuangan karena menyentuh ranah gaya hidup yang melekat pada Gen Z: konten, pengalaman, dan komunitas.

Kesuksesan QJI 2026 di Banten diharapkan menjadi model replikasi ke daerah lain. Dengan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, dan komunitas, jalan menuju masyarakat nontunai yang inklusif terbuka semakin lebar. Gen Z pun tumbuh bukan sekadar konsumen teknologi, melainkan motor penggerak ekonomi digital Indonesia dari level akar rumput—dimulai dari satu piring kuliner yang dibayar dengan sekali pindai.

[SOCIAL_TWEET]: Demi mengajak Gen Z beralih ke transaksi nontunai, BI Banten gelar QRIS Jelajah Kuliner 2026 dengan Amazing Race & lomba konten. Seru, edukatif, dan penuh rasa! #QRIS #BankIndonesia #EkonomiDigital [SOCIAL_TG]: 🍲✨ BI Banten baru saja meracik resep unik: Festival Kuliner + QRIS + Amazing Race! Gen Z diajak #CintaBanggaPahamRupiah lewat pengalaman seru. Yuk, intip keseruannya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User