Aug 29, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

ASF Terdeteksi di Dua Kota Catanduanes, Babi Mulai Dimusnahkan

LEGAZPI CITY — Wabah demam babi Afrika (African swine fever/ASF) resmi terdeteksi di dua kota di Provinsi Catanduanes, Filipina. Temuan ini memaksa pemerin

ASF Terdeteksi di Dua Kota Catanduanes, Babi Mulai Dimusnahkan

LEGAZPI CITY — Wabah demam babi Afrika (African swine fever/ASF) resmi terdeteksi di dua kota di Provinsi Catanduanes, Filipina. Temuan ini memaksa pemerintah provinsi mengambil langkah darurat dengan mengisolasi sekaligus melakukan pemusnahan massal terhadap babi yang terinfeksi demi mencegah virus menyebar lebih luas ke wilayah lain.

Laboratorium Diagnostik Penyakit Hewan Daerah (Regional Animal Disease Diagnostic Laboratory/RADDL) di bawah Kementerian Pertanian Filipina (DA) mengonfirmasi keberadaan virus ASF pada sampel yang diambil dari Barangay Hicming. Hasil positif ini menjadi alarm bagi otoritas setempat yang kini bergerak cepat menangani potensi penyebaran wabah di kawasan yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan babi di bagian timur Filipina.

Langkah Darurat Isolasi dan Depopulasi

Menanggapi hasil laboratorium tersebut, pemerintah provinsi langsung mengeluarkan perintah untuk melakukan isolasi ketat terhadap kandang-kandang yang terdampak serta depopulasi atau pemusnahan babi yang terinfeksi. Langkah ini merupakan protokol standar yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) untuk memutus rantai penularan virus ASF yang sangat cepat dan mematikan bagi ternak babi.

“Depopulasi adalah langkah paling efektif untuk menghentikan penyebaran ASF. Meski pahit bagi peternak, ini satu-satunya cara agar wabah tidak meluas ke daerah lain,” demikian penegasan dari kalangan otoritas kesehatan hewan setempat.

Virus ASF memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi pada babi dan belum ada vaksin yang efektif untuk melawannya. Oleh karena itu, pengendalian wabah sangat bergantung pada biosekuriti yang ketat, pengawasan pergerakan ternak, serta pemusnahan hewan yang terinfeksi.

Ancaman bagi Ekonomi Peternakan Lokal

Catanduanes selama ini mengandalkan sektor peternakan babi sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat. Munculnya wabah ASF di dua kota menjadi ancaman serius bagi mata pencaharian ratusan peternak kecil yang menggantungkan hidupnya pada usaha ini. Jika penyebaran tidak terkendali, dampaknya bisa mencapai kelangkaan daging babi dan lonjakan harga di pasar lokal.

Pemerintah provinsi pun mengimbau para peternak untuk segera melaporkan jika menemukan gejala khas ASF pada ternak mereka, seperti demam tinggi, kulit kemerahan, dan kematian mendadak. Pelaporan dini dianggap krusial agar tim medis hewan dapat bertindak sebelum virus menyebar ke kandang-kandang lain.

Imbauan Biosekuriti bagi Peternak

Selain isolasi dan pemusnahan, otoritas mendorong penguatan protokol biosekuriti di seluruh peternakan. Hal itu mencakup pembatasan kunjungan orang asing ke area kandang, penyemprotan disinfektan pada kendaraan pengangkut, serta larangan memberi pakan babi dengan sisa makanan yang belum diolah dengan benar.

  • Pembatasan pergerakan ternak antarwilayah untuk mencegah penularan lintas kota.
  • Pengawasan ketat terhadap transportasi daging dan produk babi dari daerah terinfeksi.
  • Edukasi peternak mengenai gejala awal ASF dan prosedur pelaporan.

Wabah ASF bukan pertama kali melanda Filipina. Sejak pertama kali merebak pada 2019, virus ini telah memaksa jutaan babi dimusnahkan di berbagai provinsi dan menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi industri peternakan negara tersebut. Kasus di Catanduanes ini menjadi pengingat bahwa ancaman virus masih belum sepenuhnya sirna.

Pemerintah daerah kini terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan daging babi di wilayah lain tetap aman. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap membeli daging babi dari sumber yang telah bersertifikat serta melalui pemeriksaan kesehatan hewan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User