Aug 27, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Malam Menegangkan di Malmö Arena, Swiss Juara Eurovision 2024 Lewat Voting

MALMÖ — Suasana Malmö Arena berubah menjadi lautan ketegangan pada Sabtu malam, 11 Mei 2024, ketika proses pengumuman voting final Eurovision Song Contest

Malam Menegangkan di Malmö Arena, Swiss Juara Eurovision 2024 Lewat Voting

MALMÖ — Suasana Malmö Arena berubah menjadi lautan ketegangan pada Sabtu malam, 11 Mei 2024, ketika proses pengumuman voting final Eurovision Song Contest 2024 dimulai. Ribuan penonton yang memadati gedung berkapasitas sekitar 15.000 tempat duduk itu tampak menahan napas setiap kali juru bicara negara peserta muncul di layar untuk membacakan hasil voting juri nasional.

Tahapan pengumuman poin ini menjadi momen paling dinanti dalam setiap final Eurovision. Melalui koneksi langsung dari berbagai ibu kota Eropa, para portavoce atau juru bicara negara peserta bergantian menyampaikan poin juri: mulai dari satu hingga delapan poin yang dibacakan cepat, lalu 12 poin atau "douze points" yang selalu disambut sorak-sorai besar dari arena.

Mekanisme Voting Dua Tahap yang Menentukan

Pemenang Eurovision tidak hanya ditentukan oleh satu sumber suara. Sistem voting berlangsung dalam dua tahap besar yang saling melengkapi:

  1. Voting Juri Profesional: Setiap negara peserta menurunkan panel lima orang ahli musik yang menilai lagu berdasarkan komposisi vokal, keunikan lagu, dan kualitas penampilan panggung. Hasilnya diumumkan secara live oleh juru bicara masing-masing negara.
  2. Voting Penonton: Setelah seluruh juri selesai memberikan poin, pembawa acara mengumumkan hasil voting publik dari rumah tangga penonton di seluruh dunia, termasuk blok poin tertinggi yang diumumkan langsung oleh pembawa acara dari panggung Malmö Arena.
  3. Penjumlahan Total: Poin juri dan poin penonton digabungkan untuk menentukan klasemen akhir. Negara dengan total poin terbesar keluar sebagai juara dan mendapat hak menyelenggarakan kontes tahun berikutnya.

Sistem ini kerap menghadirkan drama tersendiri. Pemimpin klasemen saat voting juri belum tentu bertahan setelah suara penonton masuk, karena kedua blok suara sering kali memiliki preferensi yang sangat berbeda.

Kronologi Malam Final di Malmö Arena

Kontes tahun ini diselenggarakan di Swedia sebagai tuan rumah, menyusul kemenangan Loreen pada edisi 2023 di Liverpool. Malmö sendiri menjadi kota tuan rumah Eurovision untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya menjadi lokasi penyelenggaraan pada 1992 dan 2013.

  • Final dibuka dengan parade bendera seluruh negara peserta di hadapan puluhan ribu penonton.
  • Para finalis tampil satu per satu dengan penampilan penuh produksi cahaya dan pirotekni.
  • Setelah semua lagu dibawakan, jalur telepon dan aplikasi resmi dibuka bagi penonton untuk memberi suara.
  • Sesi pengumuman poin juri nasional berlangsung via satelit, mempertemukan juru bicara dari berbagai negara dengan Malmö Arena.
  • Klimaks terjadi ketika poin penonton diumumkan dan mengubah peta klasemen secara dramatis.

Duel Ketat di Papan Klasemen

Malam itu, Nemo dari Swiss berhasil keluar sebagai juara lewat lagu operatik "The Code", mengalahkan pesaing terdekat Baby Lasagna dari Kroasia yang tampil dengan lagu energik "Rim Tim Tagi Dim". Persaingan keduanya menjadi salah satu duel paling ketat dalam sejarah voting Eurovision modern.

"Perjalanan ini membuat saya belajar menerima diri sendiri. Panggung ini bukti bahwa setiap orang layak meraih mimpinya," ujar Nemo seusai menerima trofi juara di tengah gemuruh tepuk tangan Malmö Arena.

Kemenangan Swiss ini menjadi gelar Eurovision ketiga bagi negara tersebut, menyusul triumf pada 1988 lewat Céline Dion dan pada 1956 di kontes perdana. Sementara itu, Ukraina dan Prancis turut mencuri perhatian dengan posisi klasemen atas yang kuat, didukung kombinasi poin juri dan voting penonton yang solid.

Dengan hasil akhir ini, Swiss berhak menjadi tuan rumah Eurovision Song Contest 2025. Uni Penyiaran Eropa (EBU) bersama penyiar nasional SRG SSR kini memulai persiapan memilih kota tuan rumah, dengan Basel dan Jenewa disebut-sebut sebagai kandidat kuat.

Bagi penonton di Indonesia yang mengikuti siaran melalui platform streaming resmi, malam final di Malmö Arena kembali membuktikan mengapa Eurovision tetap menjadi pertunjukan musik terbesar di dunia: gabungan antara kompetisi ketat, teknologi voting real-time, dan momen kejutan yang tak terduga.

[SOCIAL_TWEET]: Nemo dari Swiss juara Eurovision 2024 di Malmö Arena usai duel voting ketat melawan Baby Lasagna dari Kroasia! #Eurovision2024 #Nemo[SOCIAL_TG]: 🔴 BREAKING: Swiss juara Eurovision 2024! Nemo menaklukkan voting juri dan penonton di Malmö Arena. Kroasia finis kedua. Detail kronologi malam final → Lurusin.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User