Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Dua Kebakaran Besar Landa Kalimantan dan Sade, Presiden Turun Langsung

Indonesia kembali diuji dua bencana kebakaran besar dalam waktu yang hampir bersamaan. Di Kalimantan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di empat

Dua Kebakaran Besar Landa Kalimantan dan Sade, Presiden Turun Langsung

Indonesia kembali diuji dua bencana kebakaran besar dalam waktu yang hampir bersamaan. Di Kalimantan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di empat provinsi sehingga Presiden Prabowo Subianto terbang langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan. Sementara itu, 120 rumah adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, hangus dilalap api pada Sabtu malam (22/8). Dua peristiwa ini menyita perhatian nasional karena dampaknya yang masif, baik terhadap lingkungan maupun terhadap kehidupan warga.

Kronologi Kebakaran Rumah Adat Sade

Kebakaran di Desa Adat Sade mulai terdeteksi sekitar pukul 22.00 WITA. Api berasal dari salah satu rumah di tengah permukiman, lalu dengan cepat merembet ke bangunan lain yang mayoritas terbuat dari kayu, bambu, dan atap ilalang. Warga yang tengah beristirahat berhamburan keluar menyelamatkan diri serta sebagian barang berharga mereka.

  1. Pukul 22.00 WITA, api muncul dari rumah di tengah permukiman dan merembet cepat ke bangunan kayu serta ilalang di sekitarnya.
  2. Warga berhamburan menyelamatkan diri; petugas Damkartan Lombok Tengah, TNI-Polri, dan pemerintah daerah langsung diterjunkan.
  3. Armada pemadam bantuan tiba dari Pemprov NTB, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Kota Mataram.
  4. Pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga Minggu (23/8) pagi.

Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, mengatakan setelah api berhasil dijinakkan, petugas melakukan pembersihan material sisa kebakaran. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan apakah akibat korsleting listrik atau faktor lainnya.

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

Di Kalimantan, situasi tak kalah genting. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran utama TNI dan Polri turun langsung bersama pemerintah daerah serta masyarakat menangani karhutla di empat provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

"Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak karhutla di Kalimantan," ujar Teddy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (22/8).

Untuk mempercepat penanganan, Prabowo membagi tugas kepada jajaran TNI dan Polri di masing-masing provinsi:

  • Kalimantan Barat: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
  • Kalimantan Tengah: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.
  • Kalimantan Selatan: Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Astamaops Kapolri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran.
  • Kalimantan Timur: Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat.

Selain pemadaman, pemerintah menegaskan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan. Di Kalimantan Selatan, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus karhutla. Astamaops Kapolri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran menyebut penetapan tiga tersangka tersebut merupakan langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Perbandingan Dua Peristiwa Kebakaran

AspekKarhutla KalimantanKebakaran Sade
Lokasi4 provinsi: Kalbar, Kalteng, Kalsel, KaltimDesa Adat Sade, Lombok Tengah, NTB
Waktu kejadianJumat–Sabtu (22/8)Sabtu malam (22/8), pukul 22.00 WITA
DampakKebakaran hutan dan lahan meluas120 rumah adat, masjid, museum, lapak UMKM
PenangananPresiden, TNI, Polri, Pemda, masyarakatDamkartan, TNI-Polri, Pemprov NTB, warga
Penegakan hukum3 tersangka di KalselMasih dalam penyelidikan

Penanganan Warga Terdampak di Sade

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menegaskan penanganan saat ini difokuskan pada warga terdampak. Selain rumah, kebakaran juga menghanguskan sejumlah fasilitas umum, di antaranya masjid, museum, lapak UMKM, dan fasilitas lainnya. Pemerintah menyiapkan kebutuhan dasar berupa makanan, layanan kesehatan, serta tempat pengungsian sementara. Sebagian warga mengungsi di rumah keluarga, sementara lokasi pengungsian disiapkan di rumah khusus milik pemerintah, dan posko logistik dipusatkan di Gedung Koperasi Desa Merah Putih.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang langsung meninjau lokasi menegaskan kebutuhan dasar dan pendidikan anak-anak korban harus tetap terpenuhi. Pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Analisis: Sinergi Penanganan dan Kesiapsiagaan

Kebetulan dua kebakaran besar terjadi pada hari yang sama menjadi ujian bagi kesiapsiagaan aparatur negara. Pengamat kebencanaan menilai keputusan Presiden turun langsung ke Kalimantan merupakan sinyal politik penting bahwa karhutla diperlakukan sebagai isu prioritas nasional, bukan sekadar masalah daerah. Namun demikian, penanganan jangka pendek saja tidak cukup. Dibutuhkan penguatan sistem peringatan dini, pembinaan masyarakat adat, serta penegakan hukum yang konsisten agar kerugian ekologis dan budaya seperti di Sade tidak berulang.

[SOCIAL_TWEET]: Dua kebakaran besar dalam sehari: karhutla melanda 4 provinsi Kalimantan, 120 rumah adat Sade hangus. Presiden Prabowo turun langsung pimpin penanganan. #Karhutla #KebakaranSade[SOCIAL_TG]: Karhutla Kalimantan: Presiden Prabowo pimpin langsung, TNI-Polri dibagi per provinsi, 3 tersangka ditetapkan. Kebakaran Sade: 120 rumah adat hangus, penyebab masih diselidiki. https://lurusin.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User