ROMA — Mantan Sekretaris Partai Komunis Italia (PCI), Achille Occhetto, mengungkap kisah dramatis di balik gejolak internal partai komunis terbesar di dunia Barat itu. Menurut pengakuannya, tiga tokoh senior PCI sempat berencana meminta dukungan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, untuk "mengucilkan" dirinya secara politik. Namun permintaan tersebut ditolak langsung oleh pemimpin Kremlin itu.
Akar Konflik: Warisan Moskow dan Visi Berlinguer
Kisah ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah panjang hubungan PCI dengan Uni Soviet. Selama puluhan tahun, partai yang berdiri sejak 1921 itu menjadi kekuatan komunis paling berpengaruh di Blok Barat. Namun sejak era Enrico Berlinguer, PCI mulai menempuh jalannya sendiri melalui politik eurokomunisme yang menjauh dari arahan Moskow.
Occhetto menegaskan bahwa gagasan mengubah nama partai sesungguhnya sudah muncul jauh lebih awal daripada dugaan banyak orang.
"Berlinguer sudah memikirkan perubahan nama partai bertahun-tahun sebelumnya,"ungkap Occhetto. Berlinguer memimpin PCI hingga wafatnya pada Juni 1984, sementara gagasan besar itu baru menemukan momentum ketika Occhetto mengambil alih kursi sekretaris pada 1988.
November 1989: Tembok Berlin Jatuh, Occhetto Lempar Kejutan
Momentum puncak tiba pada November 1989, hanya beberapa hari setelah Tembok Berlin runtuh. Dalam pertemuan di kawasan Bolognina, Bologna, Occhetto mengejutkan publik dengan usulan perombakan identitas partai. Usulan itu kemudian dikenal sebagai "svolta della Bolognina" atau titik balik Bolognina, dan langsung memicu badai protes di tubuh PCI.
- 9 November 1989: Tembok Berlin jatuh, menciptakan krisis eksistensial bagi seluruh gerakan komunis Eropa.
- 12 November 1989: Occhetto mengumumkan perlunya nama serta identitas PCI dirombak total lewat pidato di Bologna.
- Desember 1989: Occhetto terbang ke Moskow untuk bertemu Gorbachev di tengah gejolak internal partainya.
Pertemuan di Moskow: Pesan Tak Terduga dari Kremlin
Pada pertemuan itu, Gorbachev justru menyampaikan kabar yang tak pernah terbayangkan oleh Occhetto. Sang arsitek reformasi Soviet mengaku menerima tekanan dari kalangan internal PCI sendiri agar menjauhi sekretaris Italia tersebut.
"Saat kami bertemu pada 1989, dia memberitahu saya bahwa tiga pemimpin PCI hendak memintanya mengucilkan saya, tetapi Gorbachev menolak,"
ujar Occhetto. Pengakuan itu memperlihatkan betapa jauh retakan internal PCI merambat hingga ke lorong kekuasaan Kremlin. Ironisnya, pihak yang diminta menjadi "hakim" justru menolak turut campur dalam urusan internal partai saudara.
Identitas Tiga Tokoh Akhirnya Terkuak
Bertahun-tahun kemudian, Occhetto mengetahui sosok-sosok di balik rencana itu. Ketiganya bukan kader biasa, melainkan figur berpengaruh dalam sejarah PCI:
- Armando Cossutta — simbol sayap pro-Moskow yang loyal pada Uni Soviet;
- Pietro Ingrao — mantan Presiden Kamar Deputi dan ikon sayap kiri radikal;
- Aldo Tortorella — tokoh budaya sekaligus jurnalis senior harian l'Unità.
Rencana "ekskomunikasi" itu gagal total karena Gorbachev, yang tengah sibuk meluncurkan kebijakan glasnost dan perestroika, menilai urusan internal PCI bukan wilayah Uni Soviet yang boleh diintervensi.
1991: PCI Resmi Bubar, Lahir PDS dan Perpecahan Besar
Usulan Occhetto akhirnya diwujudkan pada Maret 1991. Kongres ke-20 PCI di Rimini memutuskan pembubaran partai bersejarah itu serta pendirian Partai Demokrat Kiri (Partito Democratico della Sinistra/PDS). Keputusan tersebut meninggalkan luka mendalam: Cossutta bersama para pendukungnya keluar dan mendirikan Partai Refondasi Komunis (Rifondazione Comunista).
Dalam retrospeksi, pengakuan Occhetto menegaskan bahwa perjuangan mengubah wajah PCI bukan sekadar pertarungan ideologi di dalam negeri, melainkan juga medan diplomasi rahasia lintas negara. Di titik kritis sejarah itu, justru seorang tokoh Moskow yang mencegah upaya pemaksaan kehendak atas masa depan komunisme Italia.
[SOCIAL_TWEET]: Occhetto: Tiga pemimpin PCI minta Gorbachev mengucilkan saya—tapi Gorbachev menolak. Kisah gelap di balik bubarnya PCI 1991. #Italia #Sejarah [SOCIAL_TG]: 🔴 SEJARAH | Occhetto Ungkap Gorbachev Tolak Permintaan Tiga Pemimpin PCI Mengucilkannya — Simak kronologi lengkap dari jatuhnya Tembok Berlin hingga bubarnya PCI di Lurusin.com.
Comments (0)