2 Bulan Beroperasi, Markas Sindikat Judol Hayam Wuruk Nyaru Jadi Kantor IT
Jakarta - Jajaran Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sukses membongkar kedok sindikat judi online jaringan internasional yang selama ini bersembunyi di balik deretan ruko elite Plaza Per
Jakarta - Jajaran Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sukses membongkar kedok sindikat judi online jaringan internasional yang selama ini bersembunyi di balik deretan ruko elite Plaza Perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Ironisnya, markas yang telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan ini tampak kasat mata seperti perusahaan teknologi rintisan yang sah, lengkap dengan deretan meja kerja, monitor, dan atribut korporat modern. Namun, di balik fasad profesional tersebut, para pelaku justru sibuk mengelola server perjudian yang menyedot uang para korban.
Penggerebekan yang dilakukan pada Mei 2026 ini menguak modus operandi yang cukup licin. Para tersangka dengan cerdik menyamarkan aktivitas ilegal mereka dengan mendirikan perusahaan fiktif yang mengaku bergerak di bidang teknologi informasi dan pemasaran digital. Strategi kamuflase ini dipilih untuk mengelabui pengelola gedung, otoritas setempat, bahkan masyarakat sekitar yang mungkin curiga dengan aktivitas di jam-jam non-perkantoran.
“Mereka menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital,” tegas Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra dalam keterangannya kepada media kami, Senin (29/6/2026).
Brigjen Wira menambahkan bahwa sindikat ini merupakan bagian dari jejaring internasional yang memiliki pola rekrutmen terstruktur. Para operator yang bekerja di dalam ruangan tersebut direkrut secara khusus dan dibekali skrip serta pelatihan teknis agar tampak seperti pekerja IT profesional apabila ada inspeksi mendadak. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita puluhan perangkat komputer canggih, telepon genggam yang dienkripsi, serta dokumen transaksi keuangan yang menunjukkan perputaran dana dalam jumlah fantastis hanya dalam waktu operasional yang relatif singkat.
Laporan lebih lanjut dari tim di lapangan menyebutkan bahwa lokasi ini diduga kuat terhubung dengan server pusat di luar negeri, yang membuat penelusuran aliran dana menjadi semakin kompleks. Pihak kepolisian kini tengah mengembangkan penyidikan untuk membongkar hingga ke akar jaringan guna memutus mata rantai pencucian uang yang melibatkan sejumlah rekening penampung.
Comments (0)