Video Klaim Menhan Buka Pendaftaran Dana Pensiun 2026 Hoaks

Sebuah unggahan video yang menampilkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tengah membuka pendaftaran program dana pensiun untuk tahun 2026 beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir...

Jul 12, 2026 - 11:30
0 0
Video Klaim Menhan Buka Pendaftaran Dana Pensiun 2026 Hoaks

Sebuah unggahan video yang menampilkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tengah membuka pendaftaran program dana pensiun untuk tahun 2026 beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Video tersebut memicu antusiasme sekaligus kebingungan warga yang berharap memperoleh akses ke skema pensiun baru. Namun, setelah melalui proses verifikasi menyeluruh, Lurusin menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan video yang digunakan merupakan hasil manipulasi.

Klaim yang Beredar

Dalam video yang tersebar di platform perpesanan dan media sosial, tampak sosok yang menyerupai Menteri Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan pengumuman penting. Narasi yang menyertainya menyebutkan bahwa Kementerian Pertahanan membuka pendaftaran program dana pensiun tahun 2026 secara terbatas dan mengajak masyarakat untuk mendaftar melalui tautan tertentu. Beberapa versi unggahan bahkan menyertakan nominal dana yang dijanjikan dan syarat administratif yang terkesan resmi.

Proses Verifikasi

Tim Lurusin melakukan verifikasi terhadap video tersebut dengan metode analisis forensik digital. Pertama, kami memeriksa metadata rekaman untuk melacak waktu dan lokasi pengambilan gambar asli. Hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut diambil dari sebuah sesi wawancara yang dilakukan pada awal tahun 2024, ketika Sjafrie Sjamsoeddin masih menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, bukan sebagai Menteri Pertahanan.

Kedua, kami membandingkan audio dan gerakan bibir subjek video menggunakan perangkat lunak analisis sinkronisasi. Ditemukan ketidakcocokan yang signifikan antara ucapan yang terdengar dengan pergerakan mulut subjek. Teknologi deepfake digunakan untuk menempelkan suara palsu ke dalam cuplikan video asli, sehingga terkesan bahwa beliau sedang menyampaikan informasi tentang dana pensiun.

Ketiga, tautan pendaftaran yang disertakan dalam unggahan tidak mengarah ke situs resmi pemerintah dengan domain .go.id, melainkan ke laman formulir tidak jelas yang mencurigakan. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap laman tersebut mengindikasikan upaya phishing untuk mengumpulkan data pribadi pengguna.

Pernyataan Resmi

Kementerian Pertahanan melalui Biro Humas telah memberikan tanggapan tegas. Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada 20 Juli 2025, pihak kementerian menyatakan bahwa tidak pernah ada program pendaftaran dana pensiun yang diselenggarakan secara langsung oleh Menteri Pertahanan. "Segala bentuk informasi yang mengatasnamakan Menhan terkait penerimaan dana publik adalah palsu. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses tautan mencurigakan dan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi kementerian," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa Menteri Sjafrie Sjamsoeddin tidak pernah membuat video pengumuman semacam itu. Video asli yang digunakan diambil dari arsip wawancara tahun 2024 yang membahas topik pertahanan dan geopolitik, sama sekali tidak menyinggung program pensiun.

Ciri-Ciri Manipulasi

Berdasarkan temuan forensik, video ini memiliki beberapa ciri khas konten hasil kecerdasan buatan. Kualitas gambar di sekitar area mulut terlihat sedikit buram dan tidak natural jika diteliti saksama. Nada suara hasil manipulasi terdengar datar dengan intonasi yang tidak sesuai ekspresi wajah subjek. Selain itu, pemilihan diksi yang digunakan dalam narasi palsu cenderung tidak mencerminkan gaya bicara pejabat publik yang lazim.

Praktik penyebaran hoaks dengan membonceng figur pejabat tinggi negara semakin marak terjadi. Modusnya seragam: menggunakan video lama yang dipotong atau diberi sulih suara, lalu dikaitkan dengan janji bantuan finansial untuk memancing korban mengisi data pribadi atau mentransfer sejumlah uang sebagai "biaya administrasi".

Kesimpulan

Klaim bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran dana pensiun 2026 adalah SALAH.Video yang beredar merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi deepfake yang menggabungkan cuplikan wawancara lama dengan suara rekayasa. Tidak ada program resmi dari Kementerian Pertahanan yang membuka pendaftaran dana pensiun untuk publik. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi yang diterima, terutama yang meminta data pribadi atau melibatkan transaksi keuangan, dengan merujuk pada sumber resmi dan mengabaikan tautan yang tidak jelas asal usulnya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User