Sentul — Roy Tukang Kunci Bongkar Brankas Hasil Penggeledahan Rumah Mewah

Aroma malam yang basah menyelimuti kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, ketika tiga unit kendaraan taktis kepolisian berhenti di depan sebuah rumah bergaya Med

Jul 09, 2026 - 18:27
0 0
Sentul — Roy Tukang Kunci Bongkar Brankas Hasil Penggeledahan Rumah Mewah

Aroma malam yang basah menyelimuti kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, ketika tiga unit kendaraan taktis kepolisian berhenti di depan sebuah rumah bergaya Mediterania. Dari salah satu mobil, seorang pria paruh baya turun membawa tas besar berisi perkakas. Wajahnya tenang, langkahnya mantap. Dialah Roy, tukang kunci yang sudah 22 tahun melakoni profesi yang diwarisi ayahnya. Malam itu, ia kembali menerima panggilan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya: membantu aparat membongkar brankas baja dari hasil penggeledahan sebuah rumah yang diduga terkait kasus rasuah dana infrastruktur daerah.

Operasi Senyap di Balik Pintu Kayu Jati

Penggeledahan yang dilakukan tim gabungan dari Kepolisian Resor Bogor dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi itu berlangsung hampir empat jam. Petugas menyisir setiap sudut bangunan seluas 900 meter persegi tersebut. Perhatian mereka tertuju pada sebuah dinding panel kayu jati di ruang kerja yang terdengar kosong saat diketuk. Setelah memutar tuas tersembunyi di balik rak buku, petugas menemukan ruang kecil berukuran 2×3 meter yang di dalamnya tersimpan sebuah brankas merek Chubb dengan bobot sekitar 180 kilogram.

Tanpa kunci dan kombinasi, petugas tidak bisa membuka paksa karena berisiko merusak barang bukti di dalamnya. Pilihan jatuh pada Roy, yang dikenal sebagai spesialis pembuka brankas yang kerap dipanggil dalam operasi serupa.

Sang Ahli Kunci yang Menjadi Saksi Bisu

Di usianya yang ke-45, Roy tidak asing dengan situasi genting. Ia pernah diminta membuka brankas kapal yang tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok, juga peti besi warisan keluarga yang terlupakan kodenya. Namun penggeledahan di Sentul memberinya pengalaman berbeda.

"Saya dipanggil sekitar pukul setengah sepuluh malam. Mereka hanya bilang perlu bantuan teknis. Sampai di lokasi, saya lihat brankas itu besar dan anti-bor. Saya harus pakai endoskop dan alat frekuensi getar untuk membuka kunci kombinasi mekanisnya," terang Roy di kediamannya di Cibinong, Selasa (15/4).

"Setelah tiga jam bekerja, akhirnya pintu baja itu terbuka. Seluruh ruangan sunyi seketika. Saya sendiri tidak percaya melihat isinya," imbuhnya dengan nada rendah.

Kronologi Pembongkaran Brankas

Berdasarkan keterangan Roy, ia memulai pekerjaan dengan memetakan sistem pengunci menggunakan borescope yang diselipkan melalui celah pintu. Setelah mengetahui posisi wheel pack dan fence pada mekanisme kombinasi, ia memanfaatkan alat pemutar otomatis yang mampu mendeteksi titik kontak gerbang kunci dalam hitungan menit. Roy juga mengandalkan bor khusus berkecepatan rendah untuk menghindari kerusakan isi brankas. Proses pembukaan tuntas pukul 01.45 WIB, disaksikan langsung oleh penyidik dan dua saksi warga setempat.

Isi Brankas: Dokumen, Valas, dan Perhiasan

Setelah brankas terbuka, petugas mengamankan barang bukti yang mencengangkan. Total ditemukan uang tunai setara Rp1,4 miliar dalam pecahan dolar Singapura (SGD 80.000) dan dolar AS (USD 35.000), bersama lima sertifikat tanah, surat kuasa pengelolaan yayasan, serta 17 perhiasan emas. Polisi menduga aset tersebut berkaitan dengan aliran dana proyek pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan yang tengah disidik.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKBP Darmawan Sutanto, mengonfirmasi keterlibatan Roy dalam penggeledahan tersebut.

"Kami menggunakan jasa teknisi independen untuk menjaga integritas barang bukti. Roy sudah berpengalaman dan dijamin tidak memiliki konflik kepentingan," ujarnya melalui sambungan telepon.

Roy dan Jejak Kolaborasi dengan Penegak Hukum

Roy mengaku tidak pernah meminta imbalan besar untuk pekerjaan semacam ini. Ia dibayar Rp2,5 juta untuk membongkar brankas Sentul, serupa dengan tarifnya untuk brankas komersial pada umumnya. "Saya hanya menjalani rezeki. Kalau hasilnya membantu penegakan hukum, itu bonus," ucapnya. Profil Roy yang tertutup dan profesional membuatnya kerap menjadi pilihan institusi penegak hukum. Sejak 2022, ia sudah terlibat dalam sedikitnya enam operasi penggeledahan di wilayah Jabodetabek, tiga di antaranya terkait perkara tindak pidana korupsi. Nama dan keahliannya hanya diketahui kalangan terbatas, sampai operasi Sentul menyorot perannya ke publik. Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan pernyataan resmi ihwal tersangka dalam penggeledahan tersebut. Namun satu hal yang pasti: malam itu, seorang tukang kunci bernama Roy menjadi saksi bisu terbongkarnya rahasia di balik baja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User