Seleksi UTBK 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Peserta Wajib Bermasker

Depok, Jawa Barat — Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 resmi dimulai di tengah pandemi COVID-19, Minggu (5/7/2020). Di Kampus Fakultas Teknik UPN Ve

Jul 12, 2026 - 01:47
0 0
Seleksi UTBK 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Peserta Wajib Bermasker

Depok, Jawa Barat — Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 resmi dimulai di tengah pandemi COVID-19, Minggu (5/7/2020). Di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, ratusan peserta antusias mengikuti gelombang pertama seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut. Para calon mahasiswa itu tampak mengenakan masker dan menjaga jarak fisik sebagai bagian dari protokol kesehatan ketat yang diberlakukan panitia.

UTBK adalah salah satu syarat utama bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Di tengah kekhawatiran penularan virus corona, UTBK harus tetap berjalan meski dengan sejumlah penyesuaian. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai penyelenggara memutuskan untuk menunda jadwal awal dan merancang mekanisme ujian yang aman dari sisi kesehatan.

Jadwal Pelaksanaan dan Gelombang Ujian

UTBK 2020 diselenggarakan dalam dua gelombang untuk mengurai kepadatan. Gelombang pertama dimulai pada 5–14 Juli 2020, sementara gelombang kedua dilaksanakan pada 20–29 Juli 2020. Setiap gelombang dibagi menjadi beberapa sesi per hari dengan kapasitas ruang ujian yang dikurangi hingga 50 persen dari kapasitas normal. Langkah ini diambil untuk memastikan jarak aman antar peserta dapat diterapkan.

  1. Gelombang I: 5–14 Juli 2020, diikuti lebih dari 300.000 peserta di seluruh Indonesia.
  2. Gelombang II: 20–29 Juli 2020, dengan jumlah peserta hampir 400.000 orang.
  3. Sesi ujian per hari: Dibagi menjadi dua sesi, pagi dan siang, dengan jeda panjang untuk sterilisasi ruangan.
  4. Lokasi ujian: Tersebar di 74 pusat UTBK yang mencakup kampus-kampus negeri dan swasta yang ditunjuk LTMPT.

Protokol Kesehatan Ketat

Dalam pelaksanaannya, LTMPT mengeluarkan panduan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi semua pihak. Setiap peserta diwajibkan memakai masker medis atau masker kain berlapis, membawa hand sanitizer pribadi, dan menjalani pengecekan suhu tubuh di pintu masuk. Peserta dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius atau menunjukkan gejala flu akan dialihkan ke ruang ujian khusus yang terpisah atau dijadwal ulang.

"Kami menyadari ini masa sulit bagi calon mahasiswa. Tapi kami harus memprioritaskan keselamatan bersama. Seluruh panitia sudah dilatih untuk menangani kondisi darurat kesehatan," ujar Ketua Pelaksana LTMPT 2020, Prof. Dr. Mohammad Nasir.

Selain itu, panitia menyiapkan termometer tembak, bilik disinfektan di beberapa titik, dan rute keluar-masuk yang tidak menimbulkan penumpukan. Setiap sesi diakhiri dengan penyemprotan disinfektan di ruang ujian, meja, serta perangkat komputer.

Tantangan Peserta selama UTBK Masa Pandemi

Banyak peserta yang harus beradaptasi dengan suasana ujian yang jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Seorang peserta asal Bekasi, Rina, mengaku sempat cemas karena harus mengikuti ujian di tengah pandemi. Namun, setelah melihat sendiri penerapan protokol di lokasi, ia merasa lebih tenang.

"Di dalam ruangan jaraknya lumayan jauh, mungkin dua meter lebih. Jadi aman sih. Tapi tetap deg-degan karena ini ujian yang menentukan masa depan," kata Rina.

Peserta lainnya, Andi, dari Tangerang Selatan, mengatakan persiapan belajar daringnya sempat terkendala akses internet yang tidak stabil. Namun, ia tetap optimis bisa mengerjakan soal dengan baik. "Saya fokus belajar soal-soal Saintek dari tryout online. Semoga hasilnya memuaskan," ujarnya.

Dukungan Teknologi dan Verifikasi Data

UTBK tahun ini juga menerapkan sistem verifikasi wajah melalui kamera yang terpasang di setiap terminal ujian. Langkah ini untuk mencegah kecurangan dan memastikan identitas peserta. Seluruh data hasil ujian langsung diunggah secara real-time ke server pusat, sehingga bisa dipantau integritasnya.

LTMPT memastikan server dan infrastruktur teknologi mampu menampung aktivitas hampir 700.000 peserta tanpa kendala berarti. Sebagai antisipasi, tim IT siaga penuh di setiap pusat UTBK untuk menangani gangguan teknis yang mungkin terjadi.

Antara Cita-cita dan Adaptasi

Pelaksanaan UTBK di tengah pandemi menjadi simbol adaptasi sistem pendidikan Indonesia dalam menghadapi krisis. Di satu sisi, seleksi ini adalah gerbang ribuan anak muda menuju mimpi mereka di perguruan tinggi. Di sisi lain, ini adalah ujian bagi semua pihak untuk tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan.

SBMPTN 2020 akhirnya berhasil digelar tanpa kluster penyebaran COVID-19 signifikan yang bisa diatribusikan ke pelaksanaan UTBK. Capaian ini menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggaraan ujian-ujian nasional selanjutnya.

Ke depan, LTMPT akan mengevaluasi seluruh protokol agar UTBK tetap bisa berjalan adaptif, apapun situasi yang dihadapi. Bagi peserta, momen ujian bertajuk "mimpi di balik masker" ini akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan.

[SOCIAL_TWEET]: #UTBK2020 di tengah pandemi: Ratusan peserta di UPN Veteran Jakarta patuhi protokol kesehatan ketat. Dari masker hingga jarak aman, semua demi mimpi dan kesehatan. #SBMPTN2020 #PendidikanAman[SOCIAL_TG]: 📝 UTBK 2020 resmi dimulai! Peserta ujian di UPN Veteran Jakarta hadir penuh semangat dengan masker dan protokol ketat. Pandemi tak surutkan mimpi calon mahasiswa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User