Sejarah Ondel-ondel, Boneka Raksasa Khas Betawi yang Jadi Ikon Jakarta

Jakarta tak bisa dipisahkan dari kekayaan budaya Betawi yang menjadi jati dirinya. Di tengah gemerlap perkembangan kota metropolitan, kehadiran ondel-ondel tetap menjadi daya tarik yang tak lekang ol

Jul 08, 2026 - 00:17
0 0
Sejarah Ondel-ondel, Boneka Raksasa Khas Betawi yang Jadi Ikon Jakarta

Jakarta tak bisa dipisahkan dari kekayaan budaya Betawi yang menjadi jati dirinya. Di tengah gemerlap perkembangan kota metropolitan, kehadiran ondel-ondel tetap menjadi daya tarik yang tak lekang oleh waktu. Boneka raksasa ini bukan sekadar hiburan jalanan yang sering membuat anak-anak berlari ketakutan, melainkan warisan spiritual dan filosofis yang telah menyertainya sejak ratusan tahun lalu. Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dirangkum Lurusin.com, ondel-ondel diciptakan oleh masyarakat Betawi sebagai simbol penjaga yang diyakini mampu menangkal gangguan serta melindungi warga dari segala marabahaya.

Asal-usul dan Perkembangan di Tanah Betawi

Menurut laporan media kami, tradisi ondel-ondel telah ada sejak masa lalu dan berkembang di tengah masyarakat Betawi. Figur raksasa ini awalnya hadir dalam ritual kepercayaan sebagai penjaga desa. Seiring waktu, perannya beralih menjadi hiburan rakyat yang turut meramaikan perayaan hari besar, pernikahan, hingga acara kenegaraan. Ondel-ondel biasanya dibuat dari rangka bambu yang ditutup kertas atau kain, dengan tinggi mencapai dua setengah meter. Dua orang penari berada di dalamnya untuk menggerakkan boneka mengikuti irama musik gambang kromong atau tanjidor yang khas.

Ondel-ondel adalah cerminan perlindungan dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat Betawi.

Makna Filosofis di Balik Wajah Merah dan Putih

Salah satu ciri khas yang tak boleh terlewat adalah kehadiran ondel-ondel selalu berpasangan. Yang berwajah merah melambangkan laki-laki, keberanian, serta kekuatan dalam menghadapi segala ancaman. Sementara itu, ondel-ondel berwajah putih melambangkan perempuan, kebaikan hati, dan kesucian. Kombinasi keduanya bukan sekadar estetika, melainkan penggambaran filosofi keseimbangan dalam kehidupan. Melalui pasangan ini, masyarakat Betawi mengingatkan pentingnya keselarasan antara kekuatan dan kelembutan agar tercipta ketentraman lingkungan.

Hingga kini, ondel-ondel telah resmi diakui sebagai ikon budaya Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta rutin menampilkannya dalam berbagai event pariwisata dan pembukaan acara berskala nasional. Keberadaannya bukan lagi sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas kota yang terus hidup dan beradaptasi di era modern.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User