RI Butuh Investasi Rp 14.369 T buat Geber Ekonomi 8%

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Namun, ambisi besar tersebut tidak bisa terwujud tanpa dukungan investasi dalam jumlah sangat besa

Jul 08, 2026 - 06:04
0 0
RI Butuh Investasi Rp 14.369 T buat Geber Ekonomi 8%

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Namun, ambisi besar tersebut tidak bisa terwujud tanpa dukungan investasi dalam jumlah sangat besar. Berdasarkan analisis Indonesian Investment Authority (INA), untuk mencapai laju pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada tahun 2029, Indonesia membutuhkan modal investasi sekitar US$ 800 miliar. Dengan asumsi kurs Rp 17.962 per dolar Amerika Serikat, total kebutuhan investasi tersebut setara dengan Rp 14.369 triliun.

Chief Executive Officer INA, Oki Ramadhana, menegaskan bahwa pencapaian target investasi sebesar itu tidak mungkin diandalkan pada investor domestik semata. Menurutnya, kontribusi dari pelaku usaha dalam negeri secara tradisional tidak akan sanggup menutupi kebutuhan dana dalam skala triliunan dolar tersebut. Oleh sebab itu, peran investor asing menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan agenda pembangunan ini.

"You can see as a basic, tapi this is fundamental juga. Jadi target kita, yang tadi saya mention up to 8% by 2029, and it needs US$ 800 billion untuk kita bisa tumbuh at that level. Namely, penggeraknya obviously global investment. Jadi tradisional local fund saja, itu tidak cukup," ungkap Oki dalam acara media briefing di Tamu, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Oki menjelaskan bahwa arus modal dari luar negeri atau global investment merupakan penggerak utama yang harus dioptimalkan. Ia menilai ketergantungan pada sumber pembiayaan lokal saja terbukti tidak memadai untuk mendorong ekspansi ekonomi di level tinggi. Dalam konteks ini, pemerintah bersama stakeholders terkait dituntut untuk mempersiapkan berbagai kebijakan pro-investasi guna menarik minat besar dari para pelaku usaha mancanegara.

Kebutuhan investasi mencapai Rp 14.369 triliun tentu menjadi angka yang sangat besar dan menantang. Namun, dengan iklim usaha yang kondusif serta kerja sama antara investor domestik dan asing, target pertumbuhan ekonomi 8 persen dinilai masih bisa dikejar. Keberhasilan menyerap investasi dalam skala besar akan menjadi penentu utama apakah visi pembangunan tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Lurusin.com melaporkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User