Rencana Besar Pembentukan Holding BUMN Logistik

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian BUMN tengah menggodok rencana besar pembentukan holding BUMN logistik. Langkah strategis ini diarahkan untuk menyatukan seluruh perusahaan logistik pelat mera

Jul 08, 2026 - 00:40
0 0
Rencana Besar Pembentukan Holding BUMN Logistik

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian BUMN tengah menggodok rencana besar pembentukan holding BUMN logistik. Langkah strategis ini diarahkan untuk menyatukan seluruh perusahaan logistik pelat merah dalam satu payung induk, demi meningkatkan efisiensi dan daya saing logistik nasional. Berdasarkan informasi yang dihimpun Lurusin.com, induk holding yang disiapkan adalah PT Pos Indonesia (Persero).

Pembentukan holding ini tidak lepas dari kebutuhan mendesak untuk menekan biaya logistik nasional yang masih tercatat tinggi, sekitar 23 persen dari produk domestik bruto (PDB). Jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara maju yang berkisar 10-12 persen. Dengan menggabungkan kekuatan berbagai BUMN logistik, pemerintah berharap terjadi penghematan signifikan melalui pemanfaatan aset dan jaringan secara bersama-sama.

Pada fase awal, rencananya tujuh perusahaan BUMN akan dilebur ke dalam wadah konsolidasi pertama, yaitu PT Multi Terminal Indonesia (MTI). Ketujuh perusahaan yang dimaksud mencakup PT Multi Terminal Indonesia dan PT Prima Indonesia Logistik (PIL) yang saat ini berada di bawah naungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo); PT Pos Logistik Indonesia (Poslog) yang merupakan anak usaha PT Pos Indonesia; PT Sarana Bandar Logistik (SBL) di bawah PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni); serta PT KBN Prima Logistik (KPL) milik PT Danareksa (Persero). Dua perusahaan sisanya masih menunggu keputusan final untuk masuk dalam skema integrasi ini.

Pos Indonesia Sebagai Tulang Punggung

Dipilihnya PT Pos Indonesia sebagai induk holding bukanlah tanpa pertimbangan matang. BUMN ini memiliki jaringan distribusi yang sangat luas hingga ke pelosok negeri, didukung ribuan kantor pos yang siap menjadi simpul logistik terpadu. Seluruh aset, armada, serta keahlian logistik anak-anak usaha BUMN lain akan diselaraskan untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, termasuk layanan pergudangan, pelabuhan, pengiriman laut, hingga last-mile delivery.

"Ini adalah bagian dari transformasi struktural di sektor logistik. Sinergi ini akan mempercepat efisiensi dan menekan biaya yang selama ini membebani perekonomian nasional," ujar seorang pejabat Kementerian BUMN melalui keterangan yang diterima Lurusin.com, awal pekan ini.

Hingga kini, rencana besar tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan menanti penerbitan regulasi resmi dari Kementerian BUMN. Apabila terealisasi penuh, holding logistik ini diproyeksikan menjadi salah satu entitas logistik terbesar di Asia Tenggara, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam peta rantai pasok global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User