Rapat Koordinasi Ekonomi Nasional Bahas Strategi Jaga Pertumbuhan

Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi untuk membahas sejumlah langkah strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Jul 08, 2026 - 06:07
0 0
Rapat Koordinasi Ekonomi Nasional Bahas Strategi Jaga Pertumbuhan

Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi untuk membahas sejumlah langkah strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini menyoroti tiga pilar utama: kebijakan makroekonomi, kebijakan fiskal, dan jaminan pasokan gas industri.

Dalam rapat tersebut, pemerintah memaparkan kerangka kebijakan makro yang akan menjadi acuan dalam menyusun postur anggaran ke depan. Fokus utama diarahkan pada stabilitas nilai tukar rupiah, pengendalian inflasi, serta penguatan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. DPR memberikan sejumlah catatan agar kebijakan yang diambil tidak membebani pelaku usaha dan tetap responsif terhadap dinamika pasar.

"Kita semua sepakat bahwa pertumbuhan harus dijaga tanpa mengorbankan stabilitas fundamental. Koordinasi antara fiskal dan moneter menjadi kunci, terutama dalam menghadapi tantangan eksternal yang masih tinggi," ujar seorang pejabat yang hadir dalam rapat.

Dari sisi fiskal, pembahasan berfokus pada optimalisasi penerimaan negara dan efisiensi belanja. Insentif perpajakan bagi sektor prioritas kembali menjadi sorotan, termasuk rencana perluasan basis pajak tanpa menambah beban wajib pajak yang sudah patuh. Pemerintah juga menyampaikan perkembangan realisasi anggaran tahun berjalan sebagai bahan evaluasi bersama.

Adapun isu pasokan gas industri menjadi perhatian serius setelah sejumlah sektor manufaktur menyampaikan keluhan terkait ketersediaan dan harga gas yang fluktuatif. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan alokasi gas domestik berjalan sesuai ketentuan, termasuk mempercepat penyelesaian infrastruktur pipa gas di beberapa kawasan industri. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga daya saing industri nasional dan mencegah potensi pemutusan hubungan kerja akibat biaya produksi yang tidak terkendali.

DPR mendorong agar kebijakan pasokan gas tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi memiliki peta jalan yang jelas hingga beberapa tahun ke depan. "Kami minta agar kepastian pasokan ini menjadi prioritas, karena dampaknya langsung ke industri dan lapangan kerja," tegas salah satu anggota dewan.

Rapat koordinasi ini akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya dengan agenda pembahasan lebih teknis, menyusul masukan yang telah dikumpulkan dari berbagai pemangku kepentingan. Hasil kesepakatan dalam forum ini akan menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan ekonomi nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User