Prabowo: Tak Boleh Ada yang Kebal Hukum, Orang Benar Harus Merasa Aman

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dan bebas dari praktik kriminalisasi. Dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-8

Jul 07, 2026 - 23:20
0 0
Prabowo: Tak Boleh Ada yang Kebal Hukum, Orang Benar Harus Merasa Aman

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dan bebas dari praktik kriminalisasi. Dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026), Kepala Negara menyampaikan bahwa hukum harus menjadi pelindung sejati bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa pandang bulu. Ia menekankan, tidak boleh ada pihak yang kebal hukum dan setiap warga yang jujur harus merasa aman di bawah naungan aturan yang berlaku.

Hukum Harus Adil untuk Semua

Di hadapan para pejabat tinggi Polri, TNI, dan tamu undangan, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten dan berwibawa. “Negara kita adalah negara hukum. Karena itu, hukum harus kita tegakkan. Hukum harus dihormati dan dihargai,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Lebih lanjut, Prabowo menguraikan bahwa hukum tidak boleh menjadi alat intimidasi atau bersikap diskriminatif. Ia menolak keras stigma hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Dalam perspektifnya, aparat penegak hukum wajib memberikan rasa aman kepada masyarakat yang lemah sekaligus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang mencari keadilan.

“Hukum harus menjadi pelindung rakyat, hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah. Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tegas Presiden.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai penegasan arah kebijakan penegakan hukum di bawah pemerintahannya. Pengamat dari Lurusin.com mencatat bahwa pidato ini sejalan dengan upaya reformasi birokrasi dan penegakan integritas yang digaungkan sejak awal masa jabatan. Presiden berharap, melalui momentum Hari Bhayangkara, institusi kepolisian dan seluruh elemen penegak hukum kian memperkuat komitmen untuk melayani dan melindungi masyarakat tanpa diskriminasi.

Di akhir sambutannya, Prabowo juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menghormati proses hukum yang berjalan. Ia menekankan, hanya dengan menghargai supremasi hukum, cita-cita Indonesia sebagai negara yang adil dan makmur dapat terwujud. “Orang benar harus merasa aman,” pungkasnya, mengakhiri pidato yang sarat pesan moral bagi seluruh pemangku kepentingan.

Acara Hari Bhayangkara ke-80 sendiri berlangsung khidmat dengan berbagai atraksi dan pemaparan prestasi Polri. Kehadiran Presiden beserta sejumlah menteri kabinet menambah bobot perayaan tersebut, sekaligus mempertegas hubungan erat antara pemerintah dan institusi penegak hukum dalam menjaga stabilitas nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User