Prabowo Sebut Nama Panglima TNI dan Kapolri Susah Diganti karena Ada Unsur Namanya
Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa ribuan peserta saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Sports Center Limboto, Gorontalo. Momen
Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa ribuan peserta saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Sports Center Limboto, Gorontalo. Momen itu terjadi ketika ia menyapa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Di hadapan para petani dan nelayan yang memadati lokasi acara, Prabowo menyinggung keunikan nama kedua pemimpin tertinggi institusi pertahanan dan keamanan negara tersebut.
"Susah Kalau Diganti"
Prabowo menyadari bahwa nama belakang Panglima TNI dan Kapolri mengandung unsur yang identik dengan nama dirinya serta nama putra semata wayangnya. Ia pun menyampaikan dugaan bahwa hal itu membuat posisi keduanya tidak mudah untuk digeser."Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti ya,"Pernyataan tersebut sontak disambut riuh tepuk tangan dan tawa dari hadirin yang hadir dalam acara akbar tahunan sektor pertanian dan kelautan itu. Jenderal Agus Subiyanto memiliki nama belakang "Subiyanto" yang mirip dengan nama Presiden Prabowo "Subianto". Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memiliki nama belakang yang persis sama dengan nama presiden.
Comments (0)