Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Inpres, Ajak Pemda Rawat Bersama

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jalan Kedungdung-Bringkoning di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Jalan beton sepanjang 1,5 kilometer itu merupakan bagian dari program Instruksi

Jul 06, 2026 - 14:06
0 0
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Inpres, Ajak Pemda Rawat Bersama

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jalan Kedungdung-Bringkoning di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Jalan beton sepanjang 1,5 kilometer itu merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang diprioritaskan bagi konektivitas antardaerah. Berdasarkan laporan media kami, Presiden tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB dan langsung meninjau kondisi jalan yang telah tuntas dikerjakan.

Acara peresmian diawali dengan pemaparan dari Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Kedungdung-Bringkoning menelan biaya Rp 14 miliar dan melintasi kawasan pertanian produktif. Jalan ini menghubungkan dua kecamatan yang sebelumnya hanya terhubung jalur tanah berlumpur, sehingga sangat dinantikan oleh petani dan pelaku usaha setempat.

Serap Aspirasi Daerah melalui IJD

Peresmian di Sampang menjadi tonggak pencapaian program Inpres Jalan Daerah (IJD) secara nasional. Secara kumulatif, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 1.151 kilometer jalan di berbagai wilayah Indonesia sejak program ini diluncurkan. Menteri Dody Hanggodo menyebut IJD sebagai wujud keberpihakan pusat kepada daerah agar tidak terjadi kesenjangan infrastruktur dasar.

“Instruksi Presiden Jalan Daerah ini membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di satu pulau. Di Sampang saja, warga puluhan tahun mengharapkan akses layak, dan kini bisa terwujud,” ujar Dody di hadapan tamu undangan.

Ajakan Presiden untuk Merawat Infrastruktur

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan penekanan khusus kepada seluruh kepala daerah. Ia mengingatkan, pembangunan fisik sebesar apa pun akan sia-sia jika tidak diikuti perawatan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemda diminta ikut bertanggung jawab menjaga aset negara yang telah diserahkan.

“Saya minta bupati, wali kota, dan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk merawat jalan ini dengan sungguh-sungguh. Ini aset milik rakyat, bukan milik pribadi. Kalau dirawat bersama, jalan ini bisa bertahan puluhan tahun dan terus mengalirkan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Sampang yang sejak pagi memadati lokasi peresmian. Ia berharap dengan jalan baru ini, waktu tempuh dari Kedungdung menuju Bringkoning bisa dipangkas drastis. Sebelumnya, perjalanan sejauh 1,5 km bisa memakan waktu lebih dari satu jam, terutama saat musim hujan. Kini, hanya butuh sekitar lima menit untuk melintasi jalur beton yang mulus tersebut.

Program IJD sendiri merupakan respons atas instruksi langsung Presiden sejak 2023 untuk mempercepat penanganan jalan daerah yang rusak parah. Pada 2026, target penyelesaian ditingkatkan menjadi lebih dari 1.500 kilometer. Pemerintah daerah wajib menyediakan lahan dan menjalankan pemeliharaan rutin setelah serah terima aset agar fungsi jalan tetap optimal.

Dampak Ekonomi dan Mobilitas

Jalan Kedungdung-Bringkoning diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian Sampang. Kabupaten ini merupakan penghasil jagung, tembakau, dan garam yang cukup dominan. Akses transportasi yang lancar akan menekan biaya logistik dan memperpendek rantai distribusi, sehingga harga jual komoditas bisa lebih kompetitif.

Seorang tokoh masyarakat setempat, H. Samsul (52), mengaku bersyukur jalan tersebut akhirnya rampung. “Dulu kalau hujan, truk tidak bisa lewat, hasil panen busuk di perjalanan. Sekarang alhamdulillah, Presiden hadir membawa solusi,” katanya kepada media kami.

Dengan beroperasinya ruas ini, total 1.151 kilometer jalan Inpres telah menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terisolasi. Capaian itu melampaui target awal 1.000 kilometer yang dicanangkan. Presiden Prabowo menegaskan, percepatan pembangunan jalan akan terus berlanjut, terutama untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dasar di wilayah timur Indonesia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sampang menambahkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran pemeliharaan berkala melalui APBD. “Jalan ini adalah investasi besar bagi Sampang. Kami siap merawatnya agar manfaatnya bisa dinikmati lintas generasi,” ujarnya. Peresmian kemudian ditutup dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung Presiden menggunakan kendaraan Maung Garuda, disambut sorak-sorai warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User