Prabowo Kaget Banyak Kekayaan Negara Hilang: Anggaplah Ini Kelalaian Bersama

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah menemukan berbagai fakta penyimpangan dalam pengelolaan kekayaan negara. Dalam 18 bulan masa pemerintahannya, ia mengaku banyak menemuk

Jul 08, 2026 - 05:44
0 0
Prabowo Kaget Banyak Kekayaan Negara Hilang: Anggaplah Ini Kelalaian Bersama

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah menemukan berbagai fakta penyimpangan dalam pengelolaan kekayaan negara. Dalam 18 bulan masa pemerintahannya, ia mengaku banyak menemukan bukti kebocoran yang selama ini dibiarkan terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

"Setelah sekian puluh tahun kita merdeka, apalagi sesudah saya menjadi Presiden, saya melihat data-data, fakta-fakta, saya merasa bahwa sesungguhnya banyak sekali penyimpangan-penyimpangan yang kita biarkan," ujar Presiden.

Kepala negara menegaskan bahwa penyimpangan-penyimpangan inilah yang menjadi akar permasalahan bangsa saat ini. Menurutnya, praktik tersebut telah menggerogoti hak-hak rakyat secara sistematis dan berlangsung dalam waktu yang panjang.

"Penyimpangan-penyimpangan ini, menurut keyakinan saya, inilah yang membuat bangsa kita dalam keadaan sekarang di mana kita harus mengakui terlalu banyak kekayaan negara yang hilang, yang diambil dari hak rakyat, hak bangsa," tegasnya.

Sang presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk memandang persoalan ini sebagai tanggung jawab bersama. Ia menekankan bahwa yang terjadi bukan sekadar kesalahan satu pihak, melainkan bentuk kelalaian kolektif yang membutuhkan kesadaran dan perbaikan dari semua komponen masyarakat.

Selama menjabat, kepala negara mengaku kerap merasa terpukul setiap kali menemukan laporan mengenai praktik penyalahgunaan kekayaan negara. Ia menyampaikan bahwa kondisi ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh aparatur pemerintahan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan akuntabilitas.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, temuan-temuan serupa memang kerap mencuat dalam berbagai audit lembaga pengawas keuangan negara. Namun, pernyataan tegas dari presiden kali ini menjadi yang paling terbuka dalam mengakui adanya kebocoran sistematis yang merugikan negara.

Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini dihadiri oleh ribuan ulama, pengurus, dan simpatisan dari seluruh penjuru Tanah Air. Momentum ini dimanfaatkan oleh presiden untuk menyampaikan kegelisahannya secara langsung kepada tokoh agama dan masyarakat.

Presiden tidak merinci secara spesifik bentuk penyimpangan yang dimaksud, namun nada bicara dan pilihan katanya menunjukkan urgensi yang tinggi. Para peserta yang hadir tampak memberikan respons positif terhadap penyampaian tersebut.

Pernyataan tegas ini memunculkan spekulasi di kalangan pengamat bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah korektif yang lebih konkret dalam waktu dekat. Publik pun menunggu realisasi dari sinyal kuat yang telah disampaikan oleh kepala pemerintahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User