Prabowo Beri Peringatan Keras Soal Demo-Demo yang Diduga Dibayar

Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga mendanai aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh orang nomor

Jul 08, 2026 - 00:37
0 0
Prabowo Beri Peringatan Keras Soal Demo-Demo yang Diduga Dibayar

Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga mendanai aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut dalam acara Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Di hadapan para peserta acara, Prabowo mengaku memiliki informasi akurat mengenai oknum-oknum yang membiayai gelombang demonstrasi. Ia tidak merinci siapa yang dimaksud, namun menegaskan bahwa pemerintah mengetahui dengan jelas aliran dana di balik aksi-aksi jalanan yang terjadi belakangan ini.

"Hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu," ujar Prabowo dengan nada serius.

Fenomena Demonstran 'Bayaran' Jadi Sorotan

Prabowo juga menyoroti maraknya peserta demonstrasi yang tidak memahami substansi tuntutan yang mereka suarakan. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari lapangan, sejumlah peserta aksi bahkan secara terang-terangan mengakui bahwa mereka hanya ikut-ikutan setelah dijanjikan imbalan uang.

"Ada yang demo tapi enggak ngerti apa yang didemokan. Ditanya, 'Anda demo apa?' Dia bilang, 'Saya dibayar.' Lucu kan?" ungkap Presiden.

Pernyataan ini mencuat di tengah meningkatnya aktivitas demonstrasi di beberapa kota besar selama beberapa pekan terakhir. Berbagai elemen masyarakat turun ke jalan menyuarakan beragam tuntutan, namun fenomena 'demonstran bayaran' disebut-sebut menodai esensi dari hak menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi.

Pola yang Berulang

Pengamat politik menilai bahwa praktik membayar massa untuk turun ke jalan bukanlah hal baru dalam lanskap politik Indonesia. Pola serupa kerap muncul menjelang momen-momen politik strategis atau sebagai upaya membentuk opini publik yang bisa menggoyahkan stabilitas pemerintahan.

Peringatan dari Presiden ini dinilai sebagai sikap tegas pemerintah untuk melindungi demokrasi yang sehat. Kebebasan berpendapat adalah hak fundamental, namun praktik menyuap dan memobilisasi massa dengan iming-iming materi justru merendahkan nilai perjuangan rakyat.

Respons Berbagai Pihak

Merespons pernyataan Presiden, sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah. Mereka mendesak agar aparat penegak hukum mengungkap pihak-pihak yang selama ini bermain di balik aksi-aksi jalanan yang dibiayai.

Di sisi lain, muncul pula harapan agar pemerintah tetap membedakan antara demonstran murni yang menyuarakan aspirasi secara konstitusional dengan mereka yang hanya dijadikan 'alat' oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam menghormati hak bersuara.

Acara di Gorontalo yang menjadi saksi pernyataan penting ini dihadiri oleh ribuan petani dan nelayan dari berbagai penjuru tanah air. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Presiden untuk mendengarkan aspirasi langsung dari para pelaku sektor primer yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang mencoba menunggangi demokrasi dengan cara-cara manipulatif yang merugikan kepentingan rakyat banyak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User