Polda Riau Bedah Rumah Warga di Pekanbaru Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Pekanbaru - Dalam semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satu program unggulan yang dilaks
Pekanbaru - Dalam semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah hukum Polda Riau. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Di Kota Pekanbaru, kegiatan bedah rumah dilaksanakan oleh jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau. Berdasarkan laporan dari media kami, rumah yang menjadi sasaran renovasi adalah milik Ida Sihombing, yang beralamat di Jalan Pesantren Gang Baharuddin, RT 05/RW 05, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru. Rumah dengan kondisi memprihatinkan itu kini tengah diperbaiki secara bertahap oleh tim gabungan.
Proses bedah rumah ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga menggandeng berbagai elemen, termasuk perangkat pemerintahan setempat, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Kolaborasi solid ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Program ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman bagi keluarga Ida Sihombing.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bedah rumah ini adalah salah satu cara kami untuk berbagi dan meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar perwakilan Ditpolairud Polda Riau saat ditemui Lurusin.com di sela-sela kegiatan.
Tak hanya sekadar memperbaiki struktur fisik bangunan, kegiatan sosial ini juga menumbuhkan harapan baru bagi keluarga penerima bantuan. Rumah yang sebelumnya hampir tidak layak huni kini perlahan berubah menjadi tempat yang lebih kokoh dan nyaman. Material bangunan dan tenaga kerja disiapkan sepenuhnya oleh pihak kepolisian bersama dukungan komunitas lokal, sehingga proses renovasi berjalan tanpa membebani pemilik rumah.
Lurah Pematang Kapau, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Polda Riau. Ia berharap program semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang hidup dalam kondisi serupa. “Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat adalah fondasi kuat untuk membangun lingkungan yang lebih baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Ida Sihombing tak kuasa menahan rasa haru. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli terhadap nasibnya dan keluarga. “Saya tidak menyangka akan mendapat bantuan seperti ini. Terima kasih Bapak Polisi, terima kasih semuanya. Mimpi saya untuk punya rumah yang layak akhirnya terwujud,” tuturnya.
Kegiatan bedah rumah ini menjadi rangkaian awal dari berbagai aksi kepedulian yang akan dihelat Polda Riau menjelang puncak Hari Bhayangkara ke-80. Jajaran kepolisian di daerah lain di Riau juga dijadwalkan menggelar program serupa, seperti bakti sosial, pengobatan gratis, dan perbaikan sarana umum. Diharapkan, momentum peringatan tahun ini tidak hanya diperingati secara seremonial, namun benar-benar meninggalkan jejak kemanfaatan yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Riau.
Comments (0)