Petugas SDA Ungkap Jalan Assirot Jakbar Amblas Akibat Korosi Gorong-gorong Berusia Puluhan Tahun

Satu lajur di Jalan Assirot, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dilaporkan amblas dan meninggalkan lubang yang cukup dalam. Kejadian yang sempat viral di media sosial ini memicu kekhawatiran warga s

Jul 08, 2026 - 18:18
0 0
Petugas SDA Ungkap Jalan Assirot Jakbar Amblas Akibat Korosi Gorong-gorong Berusia Puluhan Tahun

Satu lajur di Jalan Assirot, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dilaporkan amblas dan meninggalkan lubang yang cukup dalam. Kejadian yang sempat viral di media sosial ini memicu kekhawatiran warga sekitar, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas harian. Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat segera turun ke lokasi untuk mengidentifikasi penyebab amblesnya permukaan jalan.

Budi Santoso, petugas Sudin SDA Jakarta Barat yang ditemui langsung di lokasi pada Selasa (7/7/2026), mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada satu penyebab utama. Jalan amblas bukan semata-mata karena faktor tanah yang labil atau genangan air. Lebih spesifik, ada komponen infrastruktur tua yang sudah tidak lagi mampu menahan beban.

"Ini penyebabnya, jadi di bawah itu ada gorong-gorong berupa kayak kaleng. Kaleng gorong-gorong yang zaman dulu itu. Itu kan lama-lama, sudah berapa puluh tahun, kan korosi. Jadi kalengnya itu amblas, jadi jalannya ikut amblas," jelas Budi Santoso.

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa material logam dari gorong-gorong kuno yang tertanam di bawah permukaan jalan telah mengalami pengikisan akibat korosi sepanjang puluhan tahun. Ketika struktur logam tersebut melemah dan akhirnya runtuh, lapisan tanah dan aspal di atasnya kehilangan daya dukung utama, sehingga amblas secara tiba-tiba. Fenomena ini cukup lazim terjadi di daerah perkotaan yang masih menyisakan jaringan drainase atau gorong-gorong dari era yang lebih lampau, di mana material yang digunakan belum sekuat standar konstruksi modern.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa lubang yang terbentuk memiliki kedalaman yang cukup signifikan. Hal ini diperkuat oleh laporan sebelumnya yang menyebut lubang tersebut cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Segera setelah menerima laporan, petugas Sudin SDA sudah memasang rambu peringatan dan pengamanan di sekitar area amblas untuk meminimalkan potensi kecelakaan.

Proses penanganan darurat mulai direncanakan. Tim teknis akan membongkar bagian aspal yang terdampak untuk mengganti gorong-gorong yang rusak dengan struktur yang lebih kuat dan tahan terhadap korosi. Material seperti beton bertulang atau baja galvanis kemungkinan akan menggantikan "kaleng gorong-gorong" yang sudah usang tersebut. Pekerjaan perbaikan harus dilakukan dengan cermat karena selain memperbaiki struktur drainase, juga perlu memastikan permukaan jalan kembali rata dan aman dilintasi.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin terhadap seluruh infrastruktur bawah tanah di kota besar seperti Jakarta. Banyak saluran air dan gorong-gorong yang dibangun beberapa dekade lalu kini memasuki masa akhir usia pakainya. Identifikasi dini terhadap potensi kerusakan dapat mencegah kejadian serupa yang berpotensi merugikan keselamatan dan kenyamanan publik. Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penanganan amblesnya Jalan Assirot dan pemulihan lalu lintas di titik tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User