Pertamina Perkuat Jaringan Distribusi Energi hingga Pelosok Negeri

PT Pertamina (Persero) melalui lini bisnis Subholding Downstream terus memperluas jangkauan distribusi energi ke seluruh pelosok negeri. Komitmen ini diwujudkan dengan menyalurkan berbagai jenis baha

Jul 08, 2026 - 00:28
0 0
Pertamina Perkuat Jaringan Distribusi Energi hingga Pelosok Negeri

PT Pertamina (Persero) melalui lini bisnis Subholding Downstream terus memperluas jangkauan distribusi energi ke seluruh pelosok negeri. Komitmen ini diwujudkan dengan menyalurkan berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG tabung 3 kg ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Sepanjang tahun 2025, data yang dihimpun Lurusin.com menunjukkan bahwa perusahaan pelat merah ini telah menyalurkan 18,23 juta kiloliter Solar Subsidi, 28,06 juta kiloliter Pertalite, 507,94 ribu kiloliter minyak tanah, serta 8,52 juta metrik ton LPG Tabung 3 Kg. Angka ini mencerminkan besarnya peran Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, sehingga aktivitas ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai daerah dapat tetap berjalan tanpa hambatan.

Penyaluran Merata Demi Keadilan Energi

Penyaluran energi bersubsidi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari nelayan, petani, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga rumah tangga prasejahtera. Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, Selasa (30/6/2026), menegaskan bahwa upaya ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, Pertamina menyalurkan energi bersubsidi kepada masyarakat dalam jumlah yang signifikan. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah," jelas Baron.

Untuk mencapai daerah-daerah sulit dijangkau, Pertamina mengoperasikan jaringan distribusi yang ekstensif—mulai dari terminal bahan bakar minyak (TBBM), depot, hingga lembaga penyalur resmi di tingkat kecamatan dan desa. Strategi ini diperkuat dengan digitalisasi rantai pasok agar setiap liter BBM dan kilogram LPG tepat sasaran, mengurangi potensi penyelewengan, serta memudahkan pengawasan oleh aparat dan masyarakat.

Di sisi lain, penyaluran minyak tanah sebanyak 507,94 ribu kiloliter menandakan bahwa jenis energi ini masih dibutuhkan oleh sebagian warga yang belum sepenuhnya beralih ke LPG atau listrik. Pertamina pun berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan dan menyesuaikan alokasi agar tidak terjadi kelangkaan. Sementara itu, volume Pertalite yang mencapai 28,06 juta kiloliter menunjukkan tingginya mobilitas kendaraan pribadi dan angkutan umum di kota maupun desa, yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Dengan capaian distribusi ini, Pertamina menegaskan bahwa meskipun menghadapi tantangan geografis dan infrastruktur, semangat untuk menyediakan energi yang adil dan merata akan terus dikedepankan. Masyarakat di pelosok pun kini dapat menikmati akses energi yang lebih baik, yang pada gilirannya mendorong produktivitas dan kesejahteraan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User