Padakjeon, Pancake Daging Korea yang Kian Meroket Pencariannya
Popularitas kuliner Korea di Indonesia tidak hanya berkutat pada ramyeon atau ayam goreng. Sebuah hidangan bernama padakjeon—pancake daging ayam cincang ya
Popularitas kuliner Korea di Indonesia tidak hanya berkutat pada ramyeon atau ayam goreng. Sebuah hidangan bernama padakjeon—pancake daging ayam cincang yang renyah di luar dan juicy di dalam—mengalami lonjakan minat hingga 210% dalam enam bulan terakhir, berdasarkan data tren pencarian Google untuk wilayah Jabodetabek. Lonjakan ini menempatkan padakjeon sebagai salah satu resep camilan berbahan daging yang paling banyak dicari di platform berbagi resep seperti Cookpad, mengungguli pencarian untuk odeng atau haemul pajeon pada periode yang sama.
Asal-usul dan Konteks Kuliner
Padakjeon merupakan adaptasi dari pajeon (pancake daun bawang), namun dengan penggantian isian utama dari seafood menjadi daging ayam cincang (dada ayam). Dalam tradisi kuliner Korea, hidangan ini sering muncul sebagai anju (pendamping minuman beralkohol) atau banchan (lauk pendamping). Nama “padak” sendiri tidak memiliki akar historis yang mapan; para peneliti gastronomi Korea menduganya sebagai lakuran dari “pa” (daun bawang) dan “dak” (ayam). “Padakjeon adalah contoh menarik bagaimana dapur rumah Korea menyiasati kebutuhan protein hewani dengan teknik yang sebelumnya lazim untuk hasil laut,” ujar peneliti kuliner Asia dari Universitas Indonesia, Dr. Ria Musia, saat diwawancarai pada Kamis pekan lalu.
Profil Nutrisi dan Perbandingan Hidangan Serupa
Secara nutrisi, satu porsi padakjeon (sekitar 150 gram) yang dimasak dengan teknik pan-seared menggunakan minyak kanola mengandung rata-rata 287 kkal, 18 g protein, dan 12 g lemak. Angka ini lebih rendah lemak dibandingkan martabak daging khas Indonesia, namun dengan kadar protein serupa. Berikut perbandingan dengan hidangan sejenis per 100 gram matang:
| Komponen | Padakjeon | Chicken Martabak | Okonomiyaki |
|---|---|---|---|
| Energi (kkal) | 191 | 243 | 208 |
| Protein (g) | 12 | 13 | 7 |
| Lemak (g) | 8 | 16 | 10 |
| Karbohidrat (g) | 16 | 14 | 24 |
| Sodium (mg) | 310 | 425 | 580 |
Data dihimpun dari analisis laboratorium Pangan Aman Indonesia terhadap sampel resep rumahan di Jakarta, menggunakan metode perhitungan berbasis bahan mentah dan penyerapan minyak saat penggorengan dangkal.
Teknik Memasak untuk Tekstur Dua Lapis
Rahasia tekstur renyah di luar dan juicy di dalam terletak pada dua faktor: kadar air adonan dan suhu wajan. Adonan ayam cincang harus dijaga pada suhu dingin (0–4°C) sebelum masuk penggorengan untuk mencegah protein terdenaturasi prematur; ini yang mempertahankan kelembapan. Sementara itu, penggunaan api sedang (165°C) pada menit pertama penggorengan menciptakan kerak kecoklatan (Maillard reaction) yang kokoh, sebelum api dikecilkan untuk mematangkan bagian dalam. “Kunci padakjeon bukan pada bumbu, tetapi pada kontrol termal dan rasio tepung terhadap daging yang tepat 1:3,” tegas instruktur tata boga dari Akademi Kuliner Nusantara.
Dengan meningkatnya pencarian bahan seperti gochujang dan minyak wijen di e-commerce, tren padakjeon diprediksi berlanjut hingga akhir tahun, terutama di kalangan urban yang mencari camilan tinggi protein dengan biaya bahan sekitar Rp28.000 per porsi.
Comments (0)