Oct 07, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Ole Romeny Bawa Jersey Marselino Saat Indonesia Juara

Jakarta — Momen paling menyentuh usai perayaan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 datang dari sosok yang mungkin tak banyak diperhitungkan sebelum turnamen be

Ole Romeny Bawa Jersey Marselino Saat Indonesia Juara

Jakarta — Momen paling menyentuh usai perayaan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 datang dari sosok yang mungkin tak banyak diperhitungkan sebelum turnamen bergulir: penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. Di tengah euforia skuad Garuda memastikan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara, Ole justru memilih tampil membawa sesuatu yang bersifat pribadi, bukan trofi.

Ole Romeny perayaan juara ASEAN Cup 2026

Jersey di Tangan, Bukan Trofi

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan Ole Romeny berjalan menyusuri kerumunan rekan setimnya sambil memegang jersey Timnas Indonesia bernomor punggung rekan selini serangnya, Marselino Ferdinan. Alih-alih memamerkan medali juara, ia mengangkat jersey tersebut seolah ingin memastikan satu nama tetap hadir dalam perayaan.

  1. Skuad Indonesia menjalani perayaan resmi usai memastikan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
  2. Ole Romeny terlihat membawa jersey Marselino Ferdinan ke tengah lapangan dan area konferensi pers.
  3. Ia menegaskan bahwa Marselino "saudara saya" dan berhak ikut merasakan gelar tersebut.
  4. Rekan-rekan satu tim bereaksi emosional, sejumlah pemain terlihat memeluk Ole.

"Dia Saudara Saya"

Kepada awak media, Ole Romeny tak menutupi rasa harunya. Ia menyebut hubungannya dengan Marselino tidak sekadar rekan sepermainan di tim nasional, melainkan ikatan persaudaraan yang terbentuk selama menjalani pemusatan latihan dan tekanan pertandingan.

"Dia saudara saya. Saya ingin membawa jersey ini ke lapangan, karena juara ini milik semua pemain yang berjuang, termasuk yang mungkin tidak bisa berada di sini," ujar Ole.

Pernyataan itu penting dalam konteks skuad. Turnamen seperti ASEAN Cup selalu menuntut rotasi dan keputusan taktis pelatih, sehingga tidak semua pemain mendapat menit bermain yang sama. Namun Ole menegaskan bahwa kontribusi sebuah tim tidak hanya diukur dari jumlah menit di lapangan.

Lini Serang Indonesia di Balik Gelar

Secara permainan, lini serang Timnas Indonesia menjadi salah satu kunci keberhasilan Garuda di turnamen ini. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Marselino Ferdinan memberi kecepatan serta variasi serangan yang sulit dijinakkan lawan. Kehadiran Ole Romeny sendiri memberi opsi fisik di kotak penalti, sementara Marselino mengisi peran kreatif.

  • Ole Romeny: penyerang dengan kekuatan duel udara dan penyelesaian di dalam kotak.
  • Marselino Ferdinan: penggerak serangan dengan dribel dan umpan progresif.
  • Garuda muda lainnya: memberi kedalaman skuad yang dibutuhkan dalam jadwal padat.

Tradisi Kekeluargaan Timnas

Insiden ini mengingatkan publik bahwa budaya timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin menekankan kekompakan. Pemain naturalisasi dan pemain lokal terlihat menjalin kedekatan yang selama ini kerap dipertanyakan. Gestur Ole bisa dibilang menjadi jawaban paling lugas: identitas tim lebih besar daripada nama sendiri di papan skor.

Bagi Marselino sendiri, meski sempat terbatas bermain karena alasan cedera dan keputusan taktis, gelar ini menambah koleksi pengalaman berharga di usia yang masih muda. Dan bagi Ole Romeny, momen itu menegaskan sisi humanis dari sepak bola: trofi boleh dipegang bersama, tetapi cerita di baliknya yang paling lama diingat.

Perayaan juara FIFA ASEAN Cup 2026 pun ditutup dengan foto kolektif skuad Garuda. Di antara wajah-wajah yang tersenyum, jersey Marselino tetap terlihat — dipegang erat oleh seorang saudara seperjuangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User