OJK Buka Suara soal Penilaian MSCI ke Pasar Modal RI

Lurusin.com, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan resmi atas pengumuman MSCI yang menurunkan penilaian pada dua kriteria aksesibilitas pasar modal Indonesia. Dua kriteria y

Jul 08, 2026 - 00:45
0 0
OJK Buka Suara soal Penilaian MSCI ke Pasar Modal RI

Lurusin.com, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan resmi atas pengumuman MSCI yang menurunkan penilaian pada dua kriteria aksesibilitas pasar modal Indonesia. Dua kriteria yang mendapat penilaian negatif tersebut adalah information flow (arus informasi) dan foreign exchange market liberalization level (tingkat liberalisasi pasar valuta asing).

Penurunan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kekhawatiran investor asing terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia. Meski demikian, OJK menegaskan bahwa secara keseluruhan aksesibilitas pasar modal nasional tetap berada dalam kondisi baik.

Mayoritas Kriteria Tetap Positif, OJK Fokus Perbaikan Dua Aspek

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa dari total 18 kriteria aksesibilitas pasar yang dinilai oleh MSCI, hanya dua yang mendapatkan penilaian negatif. Sementara itu, 10 kriteria memperoleh penilaian tertinggi double plus (++) dan enam kriteria lainnya mendapat penilaian plus (+).

“Secara umum, mayoritas aspek aksesibilitas pasar Indonesia tetap terjaga dan tidak mengalami perubahan penilaian yang signifikan. Dua kriteria dengan penilaian negatif ini akan menjadi fokus kami untuk segera diperbaiki, terutama yang berkaitan dengan transparansi kepemilikan saham dan kemudahan arus informasi bagi investor asing,” ujar Hasan Fawzi dalam keterangan yang diterima Lurusin.com.

Fawzi menambahkan, OJK telah melakukan koordinasi lintas lembaga dengan Bursa Efek Indonesia dan para pelaku pasar guna merumuskan langkah-langkah strategis. Upaya tersebut mencakup penguatan regulasi keterbukaan informasi serta peningkatan kualitas pelaporan data kepemilikan efek, sehingga kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia semakin kokoh.

Penilaian MSCI menjadi acuan penting bagi para manajer investasi global dalam menentukan alokasi dana di pasar modal negara berkembang. Perubahan opini pada kriteria information flow dan liberalisasi pasar valas dapat memengaruhi bobot Indonesia dalam komposisi Indeks MSCI Emerging Markets. Hal itu berpotensi berdampak pada arus modal asing yang masuk ke bursa saham domestik.

Kendati demikian, raihan 10 kriteria double plus dari MSCI menunjukkan bahwa dari sisi likuiditas, infrastruktur perdagangan, hingga kemudahan penyelesaian transaksi, pasar modal Indonesia masih dipandang kompetitif. Enam kriteria dengan nilai plus juga menegaskan bahwa mayoritas dimensi aksesibilitas tidak mengalami degradasi.

OJK menargetkan perbaikan pada dua kriteria bermasalah dapat dilakukan dalam waktu dekat melalui penerapan standar pelaporan yang lebih ketat serta peningkatan frekuensi dialog dengan investor institusi asing. Ke depan, OJK berkomitmen menjaga stabilitas dan daya saing pasar modal nasional di tengah dinamika penilaian lembaga internasional.

Laporan Lurusin.com akan memantau perkembangan implementasi langkah-langkah OJK dan respons pelaku pasar terhadap penyesuaian yang dilakukan pasca-pengumuman MSCI.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User