Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin, Sido Muncul Tembus Pasar Global

Jakarta, Lurusin.com — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk resmi meluncurkan iklan terbaru produk andalannya, Tolak Angin, dengan menggandeng akto

Jul 13, 2026 - 21:03
0 0
Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin, Sido Muncul Tembus Pasar Global

Jakarta, Lurusin.com — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk resmi meluncurkan iklan terbaru produk andalannya, Tolak Angin, dengan menggandeng aktor kenamaan Nicholas Saputra. Peluncuran bertajuk “Dari Indonesia untuk Dunia” ini digelar di Jakarta pada Senin (18/5/2026) dan langsung menjadi sorotan publik, menandai babak baru strategi perusahaan dalam memperkuat citra jamu modern sekaligus membidik pasar global.

Peluncuran Megah di Pusat Jakarta

Bertempat di sebuah ballroom hotel bintang lima di kawasan Sudirman, Sido Muncul menghadirkan suasana perpaduan tradisi dan modernitas. Ratusan undangan dari kalangan media, pelaku industri kesehatan, hingga komunitas pecinta herbal menyaksikan langsung pemutaran perdana iklan berdurasi 60 detik yang menampilkan Nicholas Saputra dalam balutan busana etnik kontemporer. Iklan tersebut menggambarkan perjalanan seorang profesional muda yang tetap mengandalkan Tolak Angin sebagai penjaga daya tahan tubuh di tengah kesibukan globalnya, dari meeting di Jakarta hingga presentasi di New York.

Mengapa Nicholas Saputra?

Pemilihan Nicholas Saputra sebagai wajah baru Tolak Angin bukanlah tanpa pertimbangan matang. Aktor yang dikenal lewat perannya di Ada Apa dengan Cinta? ini memiliki citra intelektual, gaya hidup sehat, dan kepedulian pada lingkungan—nilai-nilai yang selaras dengan semangat jamu sebagai produk alami dan lestari. Selain itu, popularitasnya yang merambah Asia Tenggara dianggap menjadi aset penting dalam strategi ekspansi internasional Sido Muncul.

“Kami ingin menampilkan sosok yang mewakili Indonesia modern, berkelas, dan membumi. Nicholas Saputra adalah figur yang tepat. Ia tidak hanya dikenal sebagai aktor berbakat, tetapi juga aktivis yang punya perspektif global. Ini sejalan dengan visi kami membawa jamu Indonesia ke pentas dunia,”

ungkap Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul, saat ditemui seusai acara.

Riset Herbal sebagai Fondasi

Di balik gebyar pemasaran, Sido Muncul menegaskan bahwa pengembangan produk Tolak Angin bertumpu pada riset ilmiah yang ketat. Perusahaan telah menginvestasikan lebih dari Rp150 miliar dalam lima tahun terakhir untuk riset dan pengembangan jamu berbasis bukti. Laboratorium modern di Semarang dan kerja sama dengan beberapa universitas ternama, termasuk Universitas Gadjah Mada dan Institut Pertanian Bogor, terus menghasilkan publikasi ilmiah tentang efikasi bahan-bahan Tolak Angin seperti jahe, madu, dan mint.

Upaya ini membuahkan sertifikasi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baar (CPOTB) dan standar internasional seperti GMP (Good Manufacturing Practice) serta pendaftaran di lembaga pengawas obat luar negeri, termasuk BPOM, FDA Amerika Serikat, dan EFSA Eropa. Langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk menembus pasar non-tradisional yang mensyaratkan uji klinis dan keamanan produk.

Jamu Naik Kelas: Dari Warung ke E-Commerce Global

Peluncuran iklan ini juga menjadi sinyal transformasi pemasaran Tolak Angin. Jika dulu identik dengan kemasan sachet di warung-warung kelontong, kini produk ini hadir dalam kemasan modern dan varian baru seperti Tolak Angin Cool, Tolak Angin Kids, hingga Tolak Angin dalam bentuk tablet hisap. Kehadirannya di platform e-commerce global seperti Amazon dan Alibaba semakin memperluas jangkauan konsumen internasional.

Data internal Sido Muncul mencatat, volume penjualan ekspor Tolak Angin naik hampir 40% pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat ini, produk tersebut telah menembus 23 negara dengan pasar terbesar di Malaysia, Filipina, Arab Saudi, dan Belanda. Perusahaan menargetkan menambah 27 negara baru pada tahun 2028, menjadikan total 50 negara di seluruh dunia.

Dukungan Pemerintah dan Tren Kesehatan Global

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turut memberikan dukungan terhadap inisiatif “jamu goes global”. Menteri Kesehatan dalam sambutannya yang dibacakan pada acara tersebut menyatakan, “Jamu merupakan warisan budaya sekaligus solusi kesehatan berbasis alam yang sangat relevan dengan tren wellness global. Kami akan terus mendorong standarisasi dan hilirisasi produk herbal agar mampu bersaing di kancah internasional.”

Nicholas Saputra sendiri mengaku bangga didapuk sebagai duta Tolak Angin. Dalam sesi wawancara singkat, ia menuturkan,

“Saya sejak kecil sudah minum jamu. Momen ini bukan cuma soal iklan, tapi tentang cinta pada warisan Indonesia. Saya ingin generasi muda bangga mengonsumsi produknya sendiri, dan dunia melihat bahwa kita punya sesuatu yang luar biasa.”

Dengan magnet Nicholas Saputra dan strategi riset yang kokoh, Sido Muncul optimistis Tolak Angin akan menjadi ikon jamu global, membawa nama Indonesia ke kancah kesehatan dunia.

[SOCIAL_TWEET]: Nicholas Saputra jadi wajah baru Tolak Angin! Iklan terbaru bertema “Dari Indonesia untuk Dunia” luncurkan strategi Sido Muncul tembus pasar global. Herbal Indonesia siap mendunia! #TolakAngin #NicholasSaputra #JamuGoGlobal #SidoMuncul[SOCIAL_TG]: 🔥 Nicholas Saputra jadi ikon baru Tolak Angin! Sido Muncul perkuat riset herbal & tembak pasar dunia 🌏🌿 #JamuIndonesia

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User