LOMBOK BARAT — Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Serentak di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak lima bendungan yang tersebar di lima daerah di Indonesia. Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting,

Jul 10, 2026 - 21:26
0 0
LOMBOK BARAT — Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Serentak di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak lima bendungan yang tersebar di lima daerah di Indonesia. Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7/2026). Agenda ini menandai rampungnya proyek strategis nasional di sektor sumber daya air yang telah direncanakan sejak beberapa tahun sebelumnya.

Kronologi Peresmian dan Lokasi Proyek

Peresmian serentak dilakukan melalui sambungan video langsung (video conference) dari titik utama di Bendungan Meninting. Presiden Prabowo memantau langsung kondisi masing-masing bendungan dari layar monitor yang terpasang di pusat kegiatan. Acara dimulai pukul 09.30 WITA dengan prosesi penandatanganan prasasti secara digital.
  1. 10 Juli 2026, pukul 09.00 WITA: Presiden Prabowo tiba di Bendungan Meninting, Lombok Barat, didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan sejumlah kepala daerah.
  2. Pukul 09.30 WITA: Upacara peresmian dimulai. Presiden menyaksikan laporan dari penanggung jawab proyek di masing-masing bendungan.
  3. Pukul 10.15 WITA: Penandatanganan prasasti elektronik. Presiden secara simbolis menyentuh layar sentuh yang terhubung ke sistem pusat data Kementerian PU. Tanda tangan terdistribusi ke lima lokasi secara bersamaan.
  4. Pukul 10.30 WITA: Presiden meninjau titik genangan Bendungan Meninting menggunakan kendaraan taktis ringan (Rantis) Maung buatan Pindad. Ia juga berbincang singkat dengan petugas operasional bendungan.
Lima bendungan yang diresmikan meliputi: Bendungan Meninting (NTB) sebagai lokasi utama, Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi (Jawa Barat), Bendungan Keureuto (Aceh), dan Bendungan Jenelata (Sulawesi Selatan). Total kapasitas tampung kelima bendungan ini mencapai 75,3 juta meter kubik.

Kapasitas dan Dampak Terukur

Data teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan infrastruktur ini dirancang untuk memitigasi banjir dan memperkuat ketahanan pangan. Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Jawa Barat, misalnya, secara spesifik didedikasikan untuk mereduksi debit air yang mengalir ke Jakarta saat curah hujan tinggi. Keduanya mampu mengurangi debit banjir hingga 230 meter kubik per detik. Di NTB, Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 12,3 juta meter kubik dan mengairi area irigasi seluas 1.579 hektare. Bendungan Keureuto di Aceh Utara menampung 21,5 juta meter kubik air dengan cakupan irigasi 9.420 hektare. Sementara itu, Bendungan Jenelata di Gowa, Sulawesi Selatan, menyuplai air baku 800 liter per detik untuk kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar) dan mengairi 24.450 hektare sawah. Presiden Prabowo dalam sambutannya, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, menyebut peresmian ini sebagai “lompatan strategis kedaulatan air nasional.” Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk segera mengoperasikan bendungan secara optimal guna mendongkrak indeks pertanaman dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Anggaran dan Durasi Pembangunan

Proyek-proyek ini menelan total anggaran sekitar Rp8,7 triliun, bersumber dari APBN dan pinjaman luar negeri. Pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi sudah dimulai sejak 2016 dan sempat terkendala pembebasan lahan. Bendungan Keureuto dikerjakan sejak 2017, sedangkan Meninting dan Jenelata dimulai pada 2019. Peresmian serentak ini menutup masa konstruksi yang rata-rata memakan waktu 7-10 tahun. Menteri Pekerjaan Umum, dalam laporannya kepada Presiden, menyatakan bahwa seluruh bendungan telah melewati tahap pengisian awal (impounding) dan uji instrumen keamanan bendungan. Sertifikat laik operasi telah diterbitkan oleh Komisi Keamanan Bendungan (KKB) paling lambat 30 hari sebelum peresmian. [SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan serentak dari Lombok Barat hari ini. Total kapasitas 75,3 juta m³ untuk irigasi, air baku, dan reduksi banjir Jakarta. Proyek strategis senilai Rp8,7 triliun kini beroperasi penuh. #BendunganNusantara #KetahananAir #InfrastrukturIndonesia [SOCIAL_FB]: Presiden Prabowo meresmikan lima bendungan sekaligus dari Lombok Barat. Simak data kapasitas dan dampaknya bagi petani hingga pengendalian banjir Jakarta di sini. [SOCIAL_TG]: 🔵 Presiden Prabowo resmikan lima bendungan serentak: Meninting, Ciawi, Sukamahi, Keureuto, Jenelata. Total kapasitas 75,3 juta m³ untuk irigasi dan air baku. Anggaran: Rp8,7 triliun. [SOCIAL_THREADS]: Vibes pagi di Bendungan Meninting hari ini: Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan sekaligus lewat layar sentuh. Nggak cuma seremonial, lho. Ini kunci irigasi baru buat puluhan ribu hektare sawah dan tameng banjir Jakarta. [TAGS]: Prabowo, Bendungan Meninting, Lombok Barat, Infrastruktur Air, Kementerian PU

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User