Oct 08, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya Diduga Akibat Kebocoran Gas

Sebuah ledakan mengguncang kawasan komersial di kawasan Pakuwon City, Surabaya, pada Senin. Insiden itu terjadi di salah satu ruko di kawasan San Antonio dan mengakibatkan lima orang mengalami luka. H...

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya Diduga Akibat Kebocoran Gas

Sebuah ledakan mengguncang kawasan komersial di kawasan Pakuwon City, Surabaya, pada Senin. Insiden itu terjadi di salah satu ruko di kawasan San Antonio dan mengakibatkan lima orang mengalami luka. Hingga berita ini disusun, tim penyelidik masih berupaya memastikan sumber pasti ledakan, meski dugaan awal mengarah pada kebocoran gas.

Peristiwa bermula ketika warga sekitar mendengar suara dentuman keras yang berasal dari bangunan ruko dua lantai tersebut. Asap tebal sempat terlihat membumbung dari bagian dalam bangunan, memicu kepanikan di antara pengunjung dan pedagang yang berada di lokasi.

Kronologi Insiden di Kawasan Pakuwon City

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi pada pagi hari saat sebagian besar gerai belum beroperasi penuh. Seorang pedagang yang berada di ruko sebelah mengaku merasakan getaran cukup kuat hingga rak-rak dagangan berjatuhan. Beberapa saat kemudian, asap hitam mulai menyebar ke jalur pedestrian kompleks perbelanjaan.

Petugas keamanan kawasan segera melakukan evakuasi terhadap pengunjung dan pekerja di ruko sekitar. Jalur akses menuju lokasi ditutup sementara untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran bersiap di lokasi. Tim pemadam sempat mengalami kesulitan karena pintu ruko terkunci dari dalam.

Setelah pintu berhasil dibuka, api sudah menjalar ke bagian dapur dan area penyimpanan. Kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam. Namun, kondisi di dalam bangunan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian instalasi plafon dan dinding.

Lima Orang Menderita Luka

Sebanyak lima orang dilaporkan mengalami luka akibat peristiwa ini. Dua di antaranya mengalami luka bakar ringan, sedangkan sisanya menderita luka akibat serpihan material bangunan. Seluruh korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Tim medis yang menangani korban menyatakan bahwa kondisi seluruh pasien tergolong stabil. Tidak ada korban jiwa yang tercatat dalam insiden tersebut. Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa luka yang dialami tidak bersifat mengancam nyawa.

Petugas gabungan melakukan pendataan korban di lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Identitas korban belum diumumkan secara resmi menunggu proses verifikasi terhadap pihak keluarga masing-masing.

Dugaan Awal: Kebocoran Tabung Gas

Penyebab utama ledakan masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas yang berasal dari tabung di dalam bangunan. Petugas menemukan sisa tabung gas ukuran 3 kilogram dalam kondisi penyok di area belakang ruko.

Para penyelidik menduga kebocoran terjadi beberapa waktu sebelum ledakan terjadi. Gas yang terakumulasi di ruang tertutup kemudian terpicu oleh sumber api kecil, yang diduga berasal dari kompor atau peralatan elektronik di sekitarnya.

Untuk memastikan hal tersebut, sampel material dari lokasi kejadian dikirim ke laboratorium forensik. Petugas juga memeriksa instalasi jaringan gas bangunan serta kondisi ventilasi ruko yang dikabarkan memiliki sirkulasi udara terbatas.

Kerusakan Fasilitas di Sekitar Lokasi

Selain menimbulkan korban luka, ledakan ini juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas. Kaca depan ruko dilaporkan pecah akibat tekanan ledakan, sementara sebagian plafon runtuh akibat paparan panas.

Pedagang di ruko sebelah mengalami kerusakan material ringan seperti kompor, kulkas, dan rak display yang terkena asap hitam. Pengelola kawasan menyatakan bahwa aktivitas berjualan di blok tersebut dihentikan sementara sampai proses pembersihan dan pemeriksaan selesai dilakukan.

Pengelola kompleks memastikan keamanan instalasi gas di seluruh blok ruko akan diperiksa ulang. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Tindakan Pengamanan dan Penyelidikan Lanjutan

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis pembatas di sekitar ruko. Penyelidik memeriksa rekaman kamera pengawas untuk memastikan aktivitas di dalam bangunan beberapa jam sebelum ledakan terjadi.

Sejumlah saksi juga dimintai keterangan terkait suara, bau, dan kondisi bangunan sebelum peristiwa. Tim laboratorium forensik dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dalam dua hari ke depan.

Warga diimbau agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Setiap pembaruan terkait perkembangan penyelidikan akan disampaikan melalui kanal resmi pihak berwenang setelah data dinyatakan lengkap.

Imbauan Keselamatan bagi Pemilik Ruko

Peristiwa ini mengingatkan kembali pentingnya pemeriksaan berkala instalasi gas di bangunan komersial. Pemilik usaha diimbau memeriksa selang regulator, ventilasi ruangan, serta ketersediaan alat pemadam api ringan di setiap unit.

Kebocoran gas cenderung tidak tercium jika terjadi secara perlahan, sehingga pemeriksaan alat detektor kebocoran sangat disarankan. Kepatuhan terhadap standar keselamatan dapat menekan risiko kejadian serupa di kawasan padat penduduk maupun pusat perbelanjaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User