Oct 08, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Ledakan di Ruko Pakuwon Surabaya Rusakkan 42 Bangunan, 5 Orang Luka

Sebuah insiden ledakan terjadi di kawasan ruko Pakuwon San Antonio, Surabaya, dan mengakibatkan kerusakan material yang meluas serta sejumlah korban luka. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga se...

Ledakan di Ruko Pakuwon Surabaya Rusakkan 42 Bangunan, 5 Orang Luka

Sebuah insiden ledakan terjadi di kawasan ruko Pakuwon San Antonio, Surabaya, dan mengakibatkan kerusakan material yang meluas serta sejumlah korban luka. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena dampaknya menyebar ke puluhan bangunan di lingkungan tersebut.

Kronologi dan Lokasi Kejadian

Kejadian berawal dari ledakan yang diduga berasal dari sumber gas di salah satu unit ruko di kawasan Pakuwon San Antonio. Suara ledakan sempat mengguncang kawasan sekitar dan memicu kepanikan di antara penghuni maupun pengunjung kawasan komersial tersebut. Setelah ledakan terjadi, aktivitas warga di sekitar lokasi sempat terhenti sejenak karena asap dan puing yang berserakan di jalanan.

Berdasarkan data yang terhimpun, ada 42 unit ruko yang mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut. Kerusakan bervariasi, mulai dari kaca pecah, pintu penyok, hingga bagian fasad bangunan yang mengalami keretakan. Selain ruko, belasan rumah di kawasan pemukiman yang tidak jauh dari lokasi juga ikut terdampak. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian jendela dan atap akibat hantaman gelombang tekanan dari ledakan.

Korban dan Penanganan Medis

Dalam peristiwa ini, tercatat ada lima orang yang mengalami luka. Kelima korban sempat mendapat penanganan awal di lokasi sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Haji Surabaya untuk perawatan lebih lanjut. Jenis luka yang dialami korban umumnya berupa luka bakar ringan, luka gores, serta gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Lima korban luka kini menjalani perawatan medis di RS Haji Surabaya. Tim medis yang menangani korban menyatakan bahwa seluruh korban dalam keadaan stabil dan mendapat pengawasan berkala. Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa tidak ada korban yang mengalami kondisi kritis pada tahap awal perawatan.

Upaya Evakuasi dan Penanganan di Lapangan

Pasca kejadian, petugas keamanan dan tim penanggulangan darurat bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap penghuni yang berada di sekitar lokasi. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan ikut dievakuasi sementara untuk menghindari risiko lanjutan, termasuk kemungkinan kebocoran gas yang masih terdeteksi di beberapa titik. Penjagaan ketat juga diterapkan di area sekitar agar warga tidak mendekat ke unit ruko yang dianggap berpotensi berbahaya.

Tim pemadam kebakaran sempat melakukan penyemprotan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Petugas teknis kemudian memeriksa instalasi gas di seluruh unit yang terdampak. Sejumlah instalasi diunit ruko yang rusak diduga bocor sehingga perlu dilakukan penonaktifan sementara sebelum proses perbaikan dimulai.

Dampak Ekonomi bagi Penghuni dan Pelaku Usaha

Selain kerusakan fisik, insiden ini berdampak langsung pada aktivitas usaha di kawasan tersebut. Sebagian besar pemilik ruko terpaksa menghentikan operasional bisnis karena kondisi bangunan yang belum aman untuk digunakan. Kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat jumlah bangunan yang rusak mencapai puluhan unit.

Pelaku usaha yang berlokasi di ruko terdampak mengaku mengalami kerugian tidak hanya pada struktur bangunan, tetapi juga pada barang dagangan dan peralatan yang berada di dalam unit. Beberapa pengusaha bahkan harus memindahkan sisa aset mereka ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi insiden susulan.

Proses Investigasi dan Penyelidikan

Pihak berwenang kini menjalankan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti ledakan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengambil sampel dari instalasi gas di unit yang diduga menjadi pusat ledakan. Hasil analisis awal mengarah pada kemungkinan kebocoran gas yang terakumulasi sebelum akhirnya memicu ledakan besar.

Proses penyelidikan masih berlangsung guna memastikan apakah kelalaian pengoperasian, kerusakan instalasi, atau faktor lain yang menjadi pemicu utama. Pihak berwenang juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi pada saat kejadian untuk melengkapi data kronologi.

Arahan bagi Warga dan Pemilik Unit

Warga diimbau agar tidak memasuki area yang masih ditandai sebagai zona berbahaya. Pemilik unit diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum kembali beraktivitas di dalam bangunan. Pemeriksaan ulang terhadap seluruh instalasi gas di kawasan tersebut juga direkomendasikan untuk mencegah kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan pada instalasi gas di bangunan komersial maupun hunian. Puluhan bangunan rusak dan lima orang terluka menjadi catatan bahwa pengawasan teknis harus diperketat di kawasan padat aktivitas seperti Surabaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User