Kelakuan Wanita Tangsel Jual Emas Palsu, Setahun Beraksi Baru Ketahuan

Kawasan Tangerang Selatan digegerkan oleh terbongkarnya aksi penipuan yang dilakukan oleh seorang perempuan muda berinisial HCTW (20). Ia diduga telah berulang kali mengelabui sejumlah toko emas deng

Jul 07, 2026 - 23:05
0 0
Kelakuan Wanita Tangsel Jual Emas Palsu, Setahun Beraksi Baru Ketahuan

Kawasan Tangerang Selatan digegerkan oleh terbongkarnya aksi penipuan yang dilakukan oleh seorang perempuan muda berinisial HCTW (20). Ia diduga telah berulang kali mengelabui sejumlah toko emas dengan menjual perhiasan palsu berlapis emas selama hampir setahun. Berdasarkan pengakuan awal yang dihimpun dari pihak berwenang, pelaku mengaku sudah sedikitnya 20 kali melancarkan aksinya di berbagai lokasi di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Penipuan yang cukup rapi ini baru terbongkar setelah sebuah toko emas di daerah Pamulang menaruh curiga terhadap sosoknya yang dinilai mencurigakan. Kejadian ini langsung menyita perhatian publik setelah video insiden tersebut beredar luas di media sosial, memicu perbincangan hangat mengenai keamanan transaksi emas di tingkat toko kecil.

Kronologi dan Modus Operandi Pelaku

Menurut laporan yang dirangkum media kami, aksi HCTW berlangsung sistematis. Ia mendatangi toko emas dengan berpura-pura sebagai pelanggan yang ingin menjual kembali perhiasan warisan atau koleksi pribadi. Perhiasan yang ia bawa merupakan tiruan yang sangat mirip dengan emas asli, dilapisi dengan logam mulia tipis sehingga sepintas lolos dari pemeriksaan kasat mata. Petugas toko yang tidak memiliki alat uji yang lebih canggih kerap terkecoh oleh penampilan dan keyakinan yang ditunjukkan pelaku. Setiap kali transaksi berhasil, pelaku langsung kabur dengan uang tunai dan berganti lokasi. Ia menyebar aksinya dalam kurun waktu yang cukup panjang—hampir satu tahun—sebelum akhirnya jejaknya terendus di Pamulang.

Pemilik toko di Pamulang yang menjadi korban terakhir mulai menaruh curiga ketika pelaku memberikan reaksi yang gelisah saat diminta menunjukkan identitas lengkap. Petugas kemudian melakukan pengecekan lebih detail melalui uji gosok dan berat jenis menggunakan alat yang baru saja dimiliki toko tersebut. Hasilnya mengejutkan: cincin dan gelang yang akan dijual pelaku hanyalah logam biasa yang disepuh emas. Ia sempat mencoba melarikan diri namun berhasil ditahan oleh warga sekitar sebelum diserahkan ke kepolisian setempat.

"Saya sudah melakukannya sekitar 20 kali di banyak toko di Tangsel. Selama ini tidak ada yang curiga karena saya selalu memilih waktu ramai dan berpenampilan rapi seperti pembeli biasa. Uangnya sudah habis untuk keperluan sehari-hari," ujar HCTW dalam pengakuannya yang dikutip oleh penyidik.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami apakah pelaku beraksi sendirian atau bagian dari sindikat peredaran emas palsu yang lebih besar. Beberapa toko yang diduga menjadi korban juga tengah dimintai keterangan untuk mengumpulkan bukti tambahan. Kapolsek setempat mengimbau para pemilik toko emas, terutama yang masih mengandalkan inspeksi visual, untuk segera melengkapi diri dengan alat uji emas yang lebih akurat. Kasus ini menjadi peringatan nyata bahwa emas palsu berkualitas tinggi dapat beredar di pasaran dengan mudah dan merugikan banyak pihak jika tidak ada kewaspadaan ekstra dari para pelaku usaha.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User