Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Masih Berkobar Setelah 9 Jam, Petugas Terus Berjuang

Tangerang - Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik sandal berbahan karet di Jalan KH. Agus Salim, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih berkobar hingga lebih dari sembilan jam. In

Jul 08, 2026 - 00:11
0 0
Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Masih Berkobar Setelah 9 Jam, Petugas Terus Berjuang

Tangerang - Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik sandal berbahan karet di Jalan KH. Agus Salim, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih berkobar hingga lebih dari sembilan jam. Insiden yang terjadi sejak Senin (22/6/2026) pagi ini belum menunjukkan tanda-tanda akan padam, meski puluhan personel pemadam kebakaran terus berjibaku di lokasi. Berdasarkan pantauan Lurusin.com di lapangan, kepulan asap hitam tebal masih membubung tinggi dari kompleks pabrik, memaksa warga sekitar menjauh. Material karet yang menjadi bahan baku utama sandal membuat api sulit dikendalikan karena sifatnya yang mudah menyala dan menghasilkan panas sangat tinggi. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang dan BPBD setempat mengerahkan setidaknya 15 unit mobil pemadam untuk memblokir perambatan api ke bangunan di sekitarnya. Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air dan foam secara bergantian, sementara akses jalan menuju pabrik ditutup sementara untuk memperlancar mobilitas kendaraan damkar. Warga diimbau tidak mendekati lokasi karena potensi asap beracun yang ditimbulkan oleh pembakaran karet.

Pernyataan Resmi dan Tantangan di Lapangan

"Masih proses pemadaman," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, saat dihubungi Lurusin.com, Senin (22/6/2026). "(Kebakaran) pabrik sandal yang terbuat dari karet," tambahnya.

Andia menjelaskan, kendala utama yang dihadapi petugas adalah jenis material yang sangat mudah terbakar dan menyimpan bara dalam waktu lama. Karet yang meleleh juga mempersulit penyemprotan air karena dapat memantik kembali api di titik yang sudah didinginkan. Hingga sore hari, titik api masih terlihat di beberapa bagian pabrik, terutama di area gudang penyimpanan bahan baku. Petugas masih berupaya melakukan pembasahan secara menyeluruh untuk mencegah kebakaran susulan. Investigasi awal menduga api berasal dari korsleting listrik di salah satu mesin produksi, namun penyebab pasti masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara. Pabrik yang telah beroperasi lebih dari satu dekade ini diketahui mempekerjakan ratusan karyawan. Saat kejadian, seluruh pekerja berhasil dievakuasi dengan selamat berkat cepatnya respons tim keamanan pabrik. Lurusin.com akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi kebakaran ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User