Irjen Pol. Hendro Pandowo: Profil dan Kinerja Kapolda Bangka Belitung

Irjen Pol. Hendro Pandowo: Profil dan Kinerja Kapolda Bangka Belitung

Jul 11, 2026 - 11:48
Updated: 2 hours ago
0 0
Irjen Pol. Hendro Pandowo: Profil dan Kinerja Kapolda Bangka Belitung

Profil Singkat

Irjen Pol. Hendro Sugiatno menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Bangka Belitung sejak Desember 2024. Ia dilantik menggantikan Irjen Pol. Tornagogo Sihombing dalam rotasi besar-besaran di tubuh Polri akhir tahun tersebut. Hendro merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993. Sebelum bertugas di Babel, ia menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Pria kelahiran 1971 ini berasal dari Jawa Tengah dan kini berusia 54 tahun.

Karier dan Riwayat Jabatan

Rekam jejak Hendro Sugiatno didominasi oleh posisi di fungsi reserse, khususnya tindak pidana berat dan narkotika. Beberapa posisi kunci yang pernah diembannya:

  • Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat (awal 2000-an)
  • Wadir Reserse Narkoba Polda Metro Jaya
  • Dirresnarkoba Polda Sumatera Selatan (2019)
  • Dirresnarkoba Polda Jawa Timur (2020-2021)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Narkoba Bareskrim (2021-2022)
  • Dirresnarkoba Polda Metro Jaya (2022-2023)
  • Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri (2023-2024)
  • Kapolda Bangka Belitung (Desember 2024-sekarang)

Semasa menjabat Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Hendro beberapa kali menjadi sorotan. Pada Agustus 2022, ia menyebut Polda Metro Jaya akan fokus pada penangkapan bandar besar dan menyita aset hasil kejahatan narkotika. Retorika ini menjadi janji publik yang melekat pada namanya.

Kinerja dan Program Unggulan

Sebagai Kapolda Babel, Hendro Sugiatno belum mencanangkan program revolusioner yang tertuang dalam dokumen resmi. Namun, sejumlah kebijakan dan operasi menandai awal masa kepemimpinannya:

  • Pemberantasan tambang timah ilegal. Pada Februari 2025, Polda Babel di bawah komandonya mengamankan 11 unit ponton isap milik penambang ilegal di perairan Bangka Selatan. Ini sejalan dengan instruksi Kapolri tentang dukungan terhadap tata kelola sumber daya mineral.
  • Penanggulangan narkoba. Januari hingga Maret 2025, Ditresnarkoba Polda Babel mencatat pengungkapan 34 kasus dengan barang bukti 2,1 kilogram sabu. Angka ini serupa dengan periode yang sama tahun sebelumnya di bawah Kapolda lama.
  • Penertiban senjata api ilegal. Polda Babel mengklaim menyita 6 pucuk senjata rakitan pada triwulan pertama 2025.
"Kami tidak akan kompromi terhadap siapa pun yang merusak lingkungan Babel demi keuntungan pribadi. Tambang ilegal dan narkoba adalah musuh bersama," ujar Hendro dalam konferensi pers di Pangkalpinang, 17 Februari 2025.

Dari sisi serapan anggaran, data DIPA Polda Babel 2025 menunjukkan realisasi belanja sebesar 18,4% per akhir Maret 2025, sedikit di bawah rata-rata nasional. Tidak ditemukan temuan signifikan dari BPK terkait pengelolaan keuangan Polda Babel selama triwulan pertama kepemimpinannya.

Tantangan dan Harapan

Hendro Sugiatno mewarisi sejumlah persoalan struktural di Babel. Pertama, tambang timah ilegal yang melibatkan jaringan luas, termasuk dugaan keterlibatan pihak-pihak berpengaruh lokal. Kedua, peredaran narkoba yang memanfaatkan jalur laut provinsi kepulauan. Ketiga, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yang secara nasional berada di angka 73,2% berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia Januari 2025.

Kontroversi minor mencuat ketika foto Hendro bersama seorang pengusaha tambang beredar di media sosial pada Maret 2025. Publik mempertanyakan integritasnya. Polda Babel merespons dengan menyatakan bahwa pertemuan tersebut bagian dari silaturahmi dan tidak terkait urusan operasional. Tidak ada bukti pelanggaran etik yang terverifikasi hingga saat ini.

Harapan terhadap Hendro bertumpu pada dua hal: konsistensi penindakan tambang ilegal tanpa pandang bulu, serta akselerasi reformasi internal di jajaran Polda Babel. Masyarakat sipil melalui Koalisi Transparansi Babel mendesak Kapolda baru untuk mempublikasikan laporan kinerja triwulanan secara proaktif, termasuk data pengaduan masyarakat yang masuk dan ditindaklanjuti.

Hingga saat ini, Irjen Pol. Hendro Sugiatno masih berada pada fase awal kepemimpinannya. Catatan kinerja kuantitatif masih terbatas, dan pembuktian janji pemberantasan kejahatan besar masih harus diuji dalam sisa masa jabatannya. Publik menanti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User