Jokowi Ungkap Target PSI Lebih Besar dari Cuma Masuk Senayan
Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan tegas kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PSI Kota Bandar Lampung. Dalam kesempa
Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan tegas kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PSI Kota Bandar Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa target PSI pada Pemilu 2029 jauh lebih besar dari sekadar lolos ke parlemen.
"Saya datang, saya tidak ingin berpanjang-panjang. Struktur partai harus menjadi struktur yang hidup dan bekerja. Kalau itu betul-betul kita lakukan dan kita laksanakan di lapangan, target kita ini bukan target kecil," ujar Jokowi, dikutip dari laporan media kami, Sabtu (27/6/2026).
Pernyataan tersebut mengisyaratkan ambisi besar yang diusung PSI di bawah pengaruh Jokowi, melampaui target minimal lolos ambang batas parlemen 4 persen. Meski tidak secara eksplisit menyebutkan angka, penekanan pada "target bukan kecil" menandakan partai berlambang mawar itu bidik perolehan signifikan di panggung politik nasional.
"Struktur partai harus menjadi struktur yang hidup dan bekerja" — Joko Widodo
Jokowi menekankan pentingnya struktur partai yang dinamis dan bergerak di akar rumput. Ia menilai kesuksesan elektoral tidak bisa diraih tanpa fondasi organisasi yang solid di seluruh tingkatan. Instruksi ini sejalan dengan strategi PSI yang gencar memperkuat konsolidasi daerah menjelang kontestasi politik lima tahunan.
Sementara itu, safari politik Jokowi ke berbagai daerah menuai tanggapan dari sejumlah pihak. Partai Golkar, melalui juru bicaranya, menyatakan tidak mempermasalahkan langkah mantan Wali Kota Solo itu yang kini aktif menggalang kekuatan untuk PSI. Sebelumnya, Jokowi dikenal sebagai kader PDI Perjuangan sebelum akhirnya merapat ke partai pimpinan Kaesang Pangarep tersebut.
"Dulu beliau PDIP, sekarang PSI," demikian pernyataan singkat dari internal Golkar, menyikapi dinamika perpindahan dukungan politik Jokowi.
Pergerakan Jokowi yang semakin terang-terangan mendukung PSI memunculkan spekulasi mengenai peta koalisi dan konstelasi politik pada Pemilu 2029. Dengan pengalaman dua periode memimpin negara, sosok Jokowi dinilai memiliki daya elektoral yang mampu mendongkrak suara partai yang diusungnya, sekaligus menjadi magnet bagi pemilih loyal dan swing voters yang belum menentukan pilihan.
Rakerda DPD PSI Kota Bandar Lampung sendiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan konsolidasi partai di berbagai wilayah. Kehadiran Jokowi sebagai pembicara utama menunjukkan keseriusannya dalam membangun mesin politik PSI sejak dini. Pengamat menilai, target besar PSI hanya bisa tercapai jika arahan Jokowi diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh kader, terutama dalam menjangkau basis pemilih muda yang selama ini menjadi ceruk utama partai.
Comments (0)